Tribunners / Citizen Journalism

Eggi Sudjana Tersangka

Tim Advokasi Dewi Tanjung Desak Polda Metro Jaya Melakukan Upaya Paksa Terhadap Eggi Sudjana Dkk

Tim Advokasi Dewi Tanjung mendesak Polda Metro Jaya untuk melakukan upaya paksa terhadap Eggi Sudjana dkk.

Tim Advokasi Dewi Tanjung Desak Polda Metro Jaya Melakukan Upaya Paksa Terhadap Eggi Sudjana Dkk
Tribunnews.com/Reza Deni
Dewan Penasihat PA 212 sekaligus politikus PAN, Eggi Sudjana. 

Penulis: Petrus Selestinus
Anggota Tim Advokasi Dewi Tanjung

GERAKAN Eggi Sudjana dan Amien Rais menganai apa yang disebut people power akhir-akhir semakin meresahkan dan mengganggu ketentraman masyarakat.

Karena ada ancaman mengerahkan massa dalam jumlah jutaan yang diawali dengan langkah permulaan berupa  aksi Eggi Sudjana mengumpulkan sejumlah orang dan memprovokasi agar melakukan gerakan people power menolak penghitungan resmi KPU hasil pemilu pilpres 2019, sebagaimana rekaman videonya telah diserahkan oleh Dewi Tanjung kepada Tim Penyidik Polda Metro Jaya pada tanggal 9 Mei 2019.

Dalam kaitan dengan kedudukan Dewi Tanjung sebagai Pelapor, maka Dewi Tanjung dan Tim Advokasinya menyatakan kesiapannya untuk membantu penyidik guna melengkapi alat bukti yang diperlukan.

Terutama kebutuhan Penyidik mengenai saksi-saksi penting di lapangan dan rekaman video terkait pernyataan Eggi Sudjana yang bernada provokatif mengajak publik untuk melakukan gerakan people power, menolak penghitungan resmi hasil pemilu 2019 oleh KPU dan mempercepat pelantikan Prabowo sebagai Presiden 2019. 

Kivlan Zen bersama Eggi Sudjana di sela-sela aksi di kantor Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (9/5/2019)
Kivlan Zen bersama Eggi Sudjana di sela-sela aksi di kantor Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (9/5/2019) (Fransiskus Adhiyuda)

Untuk itu Tim Advokasi Dewi Tanjung mendesak Polda Metro Jaya untuk melakukan upaya paksa terhadap Eggi Sudjana dkk.

Karena gerakan Eggi Sudjana dan Tim Kuasa Hukumnya sudah mulai mengarah kepada mempersulit tugas Penyidik, meremehkan kerja penyidik dengan tidak memenuhi agenda pemeriksaan Penyidik tanggal 3 Mei 2019, dengan alasan klarifikasi yang diberikan Eggi Sudjana pada pemeriksaan sebelumnya dinilai sudah cukup.

Ini jelas tindakan pembangkangan yang sangat serius terhadap pelaksanaan tugas kepolisian dan merusak sistim Hukum Acara Pidana. 

Baca: Massa GERAK Dibubarkan Dua Kali, Eggi Sudjana : Ini Tragedi Demokrasi

Oleh karena itu Polri tidak perlu ragu untuk menangkap dan menahan Eggi Sudjana dkk pada pemeriksaan sebagai tersangka pada tanggal 13 Mei 2019, jam 10.00 WIB, sebagaimana dimaksud dalam Surat Panggilan Penyidik tanggal 7 Mei 2019 untuk diperiksa sebagai tersangka.

Polda Metro Jaya tidak boleh ragu bertindak tegas terhadap siapapun yang melakukan tindakan yang mengganggu ketertiban dan ketenteraman umum yang berpotensi mengancam keutuhan NKRI. 

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved