Minggu, 19 April 2026

Bangga! Pemkab Bogor Sabet Juara 1 Mandaya Awards 2025 Berkat Inovasi Samisade

inovasi pemberdayaan masyarakat berbasis desa yang menggerakkan ekonomi lokal dan mempercepat pengentasan kemiskinan.

Editor: Content Writer
Dok. Pemkab Bogor
MANDAYA AWARDS 2025 - Pemerintah Kabupaten Bogor meraih Juara 1 Mandaya Awards 2025 lewat program Samisade (Satu Miliar Satu Desa), inovasi pemberdayaan masyarakat berbasis desa yang menggerakkan ekonomi lokal dan mempercepat pengentasan kemiskinan. 

 
TRIBUNNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Pemkab Bogor berhasil meraih Juara 1 Mandaya Awards 2025 untuk kategori Kabupaten berkat program unggulannya, Samisade (Satu Miliar Satu Desa) — sebuah inovasi pembangunan berbasis desa yang menekankan kolaborasi lintas sektor dalam percepatan pengentasan kemiskinan.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, yang hadir mewakili Bupati Bogor, Rudy Susmanto, dalam acara yang digelar di Ballroom Plaza Jamsostek, Jakarta, Kamis (16/10/2025).

Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menyampaikan bahwa Samisade merupakan bentuk nyata komitmen Pemkab Bogor dalam membangun dari desa.

“Melalui Samisade, pemberdayaan dimulai dari desa. Bantuan keuangan khusus infrastruktur diberikan langsung ke desa dan dikerjakan oleh masyarakat tanpa pihak ketiga. Dengan cara ini, masyarakat tidak hanya menikmati hasilnya, tetapi juga berdaya secara ekonomi,” ujarnya.

Baca juga: Langkah Inovatif JDIH Pemkab Bogor Hadirkan Layanan yang Inklusif Jadi Inspirasi JDIH Mimika

Menurut Ajat, pendekatan tersebut terbukti mampu menggerakkan ekonomi lokal secara signifikan. Setiap tahun terjadi perputaran dana miliaran rupiah di desa, membuka lapangan kerja, dan menghidupkan kembali sektor ekonomi masyarakat.

“Itulah yang diapresiasi oleh pemerintah pusat sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat berbasis kemandirian,” jelasnya.

Selain Samisade, Pemkab Bogor juga menjalankan program Untap (Unian Tetap) yang telah membangun lebih dari 4.600 rumah bagi warga terdampak bencana tanah longsor tahun 2000. Pembangunan dilakukan dengan melibatkan kelompok masyarakat (Pokmas), sehingga tidak hanya menuntaskan persoalan perumahan, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi warga.

“Pembangunan dilakukan oleh masyarakat sendiri. Selain menuntaskan perumahan, program ini turut menggerakkan sektor ekonomi lainnya,” tambahnya.

Dalam ajang yang sama, sejumlah pihak dari Kabupaten Bogor juga turut menerima penghargaan. PDAM Tirta Kahuripan meraih Juara Harapan 1 kategori Badan Usaha, Nurfalah Zahir meraih Juara 2 kategori Lifetime Contribution, dan Rocky Bayu mendapat Juara 3 kategori Lifetime Contribution.

Mandaya Awards sendiri merupakan ajang tahunan yang memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah, badan usaha, dan individu yang menunjukkan komitmen luar biasa dalam pemberdayaan masyarakat serta pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa upaya dan ikhtiar Pemkab Bogor dalam membangun masyarakat yang berdaya dan mandiri mendapat pengakuan di tingkat nasional,” pungkas Ajat.

Turut mendampingi Sekda dalam acara tersebut antara lain Kepala Bappedalitbang, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor.

 

Rekomendasi untuk Anda
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved