Jumat, 17 April 2026
ABC World

Katak Tebu di Balik Punahnya Kelelawar Hantu di Australia

Katak tebu kembali menjadi tersangka penyebab kepunahan satwa khas Australia kelelawar hantu di wilayah Queensland dan Teritori Utara.…

Mereka memotong-motong dan makan sedikit demi sedikit bagian tubuh mangsanya yang diinginkan. Mereka menyisakan bagian sayap dan bulu.

Pada awal abad ke-20 kelelawar hantu bisa ditemukan disejumlah kawasan mulai dari Timur hingga ke Tengah Australia hingga ke Selatan di Flinders Ranges.

Kelelawar hantu ini merupakan satwa yang suka bersembunyi dan mahluk yang aktif di malam hari, sehingga tidak banyak yang mengetahui kalau kelelawar hantu sudah punah.

"Seluruh koloni kelelawar hantu meninggal di gua-gua mereka," kata Morris.

"Saat ini sudah tidak ada lagi kelelawar hantu di belahan selatan Australia. Kelelawar hantu dari sebelumnya satwa yang umum dijumpai menjadi hewan yang punah dalam waktu singkat," katanya.  

Namun, tambahnya, saat ini Queensland masih memiliki koloni yang baik sampai saat ini.

"Arnhem Land dan Kimberley memiliki populasi besar kelelawar hantu," kata Morris. "Namun saya tidak bisa memastikan berapa lama kita bisa mempertahankan keberadaan kelelawar hantu itu."

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved