Jumat, 10 April 2026
ABC World

Kematian Burung Nuri yang Terlihat 'Mabuk' Masih Misteri

Dokter hewan di kota Darwin, Australia berharap dapat memecahkan misteri burung nuri yang terlihat \'mabuk\'

Sejumlah dokter hewan di kota Darwin, Kawasan Australia Utara berharap dapat memecahakan misteri burung nuri yang tiba-tiba terlihat seperti \'mabuk\' dan \'pusing\' hingga akhirnya mati.

Misteri ini telah terjadi selama bertahun-tahun.

Penyakit misterius ini menjangkit spesies burung nuri yang menjadi burung khas asal Kawasan Australia Utara, yang sering disebut sebagai \'Sindrom Nuri\'.

Dalam sepekan terakhir, rumah sakit hewan The Ark, yang terletak di pinggiran kota Darwin telah menerima lonjakan jumlah burung nuri yang dirawat. Jumlahnya saat ini lebih dari 30 ekor, yang memiliki gejala yang sama.

"Mereka semua dalam keadaan sangat tertekan," kata Mandy Hall, perawat hewan.
"Mereka berperilaku seolah tidak dapat mengendalikan tubuh mereka [seperti dalam] keadaan mabuk, itu benar-benar terjadi".
"Orang-orang menemukan burung-burung tersebut sedang berjalan-jalan di taman dan jalanan. Mereka juga keliru menyangka burung-burung dapat dipelihara, karena burung-burung tidak terlihat takut. Mereka mudah menjadi mangsa."

Burung nuri yang sakit sedang dirawat Mandy Hall
Mandy Hall dengan burung nuri yang sakit secara misterius dengan gejala seperti "mabuk".

105.7 ABC Darwin, Emilia Terzon

Selasa pagi (14/06), Mandy menangani tiga ekor burung nuri, dimana salah satunya tidak bergerak atau tidak menanggapi pada makanan dan hampir saja akan disuntik mati.

"Beberapa dari mereka telah baik-baik saja dengan gejala ringan dan kami telah mengirim mereka ke penjaga satwa liar," ujarnya.

"Beberapa dari mereka dalam keadaan sangat buruk dan harus disuntik mati, dan sisanya mati."

Dalam tahun-tahun sebelumnya, perilaku burung nuri yang tampak binggung telah disimpulkan akibat burung mendapat racun dari buah-buahan.

"[Selama] beberapa hari, mereka sangat \'mabuk\' dan benar-benar bisa mati karenanya," ujar juru bicara Parks and Wildlife kepada ABC di tahun 2010.

Tapi Mandy mengatakan hasil dari tes kadar alkohol dalam darah burung yang mati di rumah sakit berada di tingkat nol

"Perilaku mereka seperti mabuk atau pusing, tetapi lebih karena gangguan neurologis," ujar Mandy.
"Ini semacam kerusakan otak yang mempengaruhi fungsi motorik."
Mandy juga menambahkan tes yang dilakukan oleh laboratorium pemerintah di tahun-tahun sebelumnya tidak tidak memberikan kesimpulan secara keseluruhan, tetapi menunjukkan adanya virus.

burung nuri mati dalam kemasan
Burung nuri mati karena penyakit misterius di rumah sakit hewan di Darwin

105.7 ABC Darwin, Emilia Terzon

Tahun ini, rumah sakit The Ark akan mengirimkan sedikitnya sembilan sampel ke laboratorium, termasuk dari burung yang sudah mati.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved