Kisah Rowie Si Tukang Pos Tua di Pedalaman Australia
Sebagai tukang pos di pedalaman Australia Selatan, Peter \'Rowie\' Rowe telah mencapai lokasi yang hanya bisa diimpikan banyak tukang…
"Kami pergi hingga wilayah pegunungan berpasir merah [dan] dataran tandus, yang merupakan dasar laut pedalaman kuno, hingga ke wilayah saltbush dan stone.”
"Tak ada pegunungan besar dengan air terjun yang spektakuler dan semacamnya tapi gurun punya keindahan tersendiri yang sangat sulit untuk digambarkan.”
"Dan itu tak terjadi hingga Anda sampai di sini dan menunjukkan ke orang-orang apa ini semua, mereka mulai menyadari keindahan daerah gersang."
Rowie mengatakan, walau mengenal banyak karakter di daerah pedalaman adalah bagian terbaik dari pekerjaannya, satwa liar yang ia temui di sepanjang jalan menjadi hal terbaik kedua.
"Cukup sering ketika mengirimkan surat di daerah terisolasi ini anda menemukan biawak besar atau segerombolan besar emu," katanya.
"Saya dikenal selalu keluar mengabadikan dan tak kembali selama satu jam dan menghabiskan isi kartu memori semuanya.”
"Ini adalah kesempatan hebat untuk menemukan hal-hal ini, jadi jika Anda punya kamera, bawa dan abadikan beberapa foto juga."
Dan seperti banyak tukang pos pedalaman sebelumnya, seperti tukang pos Birdsville yang terkenal -yakni Tom Kruse, Rowie si tukang pos modern ini memainkan peran penting dalam menghubungkan warga pedalaman ke dunia luar.
Apakah itu mengirim pasokan pertanian atau paket belanja daring, warga selalu bersyukur tiap kali melihat Rowie mengetuk pintu rumah mereka.
"Terutama jika mereka membeli sesuatu secara daring, seperti mereka baru saja membeli baju baru atau sepasang sepatu baru -mereka suka itu," katanya.
"Ini adalah bagian yang sangat penting dari kehidupan orang-orang di sini, mereka terisolasi dan mereka menginginkan barang-barang seperti orang lain, perbedaannya adalah mereka mungkin hanya mendapatkan barang itu dua kali seminggu.”
"Biasanya semua kantong pos disegel jadi saya tak tahu apa yang ada di dalam tapi kami kedapatan beberapa hal-hal lucu yang harus kami coba masukkan dan pas-kan di dalamnya.”
"Saya membeli segala sesuatu mulai dari persediaan alkohol, ban cadangan dan baterai, hingga lemari kecil dan kursi roda."