Peneliti Australia Kembangkan Teknik Baru Pembibitan Alpukat
Australia beberapa tahun belakangan mengalami kelangkaan buah alpukat. Sekelompok peneliti di Australia berusaha untuk mengatasi masalah…
Orang Australia termasuk konsumen alpukat tertinggi di dunia. Mereka tercatat mengkonsumsi sekitar 86 ribu ton alpukat dalam 12 bulan terakhir, atau 3,5 kilogram perorang.
Sementara produksi alpukat negara ini selama periode tersebut hanya 66 ribu ton. Kekurangannya diimpor dari Selandia Baru. Konsumsi alpukat di Australia telah meningkat dari 3,2kg per orang menjadi 3,5kg perorang pada tahun lalu.
Direktur Eksekutif Avocados Australia, John Tyas mengatakan produksi buah ini diperkirakan meningkat menjadi 100 ribu ton lebih selama delapan tahun ke depan, namun permintaan buah alpukat di dalam dan di luar negeri sangat baik.
"Kami sekarang memiliki alpukat yang tumbuh di semua negara bagian. Beragamnya iklim dimana alpukat dibudidayakan membuat konsumen dapat menemukan buah alpukat segar di seluruh Australia sepanjang tahun," tambah Tyas.
Prof. Mitter mengatakan peningkatan ketersediaan pohon ini akan mengurangi ketergantungan pada impor. Sebab menawarkan kesempatan kepada petani memperluas budidaya mereka ke daerah baru untuk menghasilkan buah alpukat musiman.
"Alpukat bisa ditanam jika kita memiliki cukup tanaman dan jika kita memiliki kultivar yang sesuai dengan lingkungannya," katanya.
"Dengan tidak tergantung pada variasi musiman, memiliki kultivar baru, sistem kepadatan tinggi, kita dapat mengurangi impor dan meningkatkan ekspor ke pasar Asia yang berada ada di dekat kita," katanya.
"Semua orang menginginkan alpukat. Sekarang ini alpukat menjadi buah yang bagus, sangat sehat dan kaya nutrisi. Saya pikir hal ini akan menjadi terobosan baru bagi industri buah yang satu ini," katanya.
Diterbitkan 24 Agustus 2017. Simak beritanya dalam Bahasa Inggris di sini.