Rabu, 8 April 2026
ABC World

China Disebut Tengah Bangun Kamp Pengungsi di Perbatasan Korut

Menurut sebuah dokumen yang bocor di situs microblogging China ‘Weibo’, negara itu dilaporkan telah mulai membangun beberapa kamp…

Menurut sebuah dokumen yang bocor di situs microblogging China ‘Weibo’, negara itu dilaporkan telah mulai membangun beberapa kamp pengungsi yang mampu menampung sejumlah besar pencari suaka yang melarikan diri dari potensi bencana di Semenanjung Korea.

Dokumen -yang sejak saat itu ditarik dari Weibo namun baru setelah itu dipublikasikan secara luas di media sosial dan diberitakan -tersebut dikaitkan dengan cabang Changbai dari China Mobile Group, perusahaan telekomunikasi milik negara terbesar di China.

Kabupaten Changbai terletak di perbatasan dengan Korea Utara.

"Seperti yang disyaratkan Pemerintah Kabupaten Changbai, cabang China Mobile setempat akan bertanggung jawab untuk memastikan fungsionalitas penuh dari sinyal seluler dan jaringan komunikasi di wilayah ini."

Dokumen China Mobile menambahkan bahwa manajer cabang lokal Shenhai Fu memimpin tim tersebut, dan memeriksa lokasi awal bulan ini pada tanggal 2 Desember di bawah instruksi dari Pemerintah Kabupaten Changbai.

"Shenhai Fu telah memimpin tim untuk mengunjungi pemukiman tersebut, dan melakukan tes komunikasi," katanya, seraya menambahkan bahwa pada saat itu, sinyal masih belum banyak dan lemah di wilayah-wilayah tertentu.

Bahasa dokumen tersebut, dan juga subjudul-nya "rencana pemukiman pengungsi Korea Utara" menyiratkan bahwa layanan telekomunikasi dan sejumlah tes merupakan salah satu bagian dari proyek berkelanjutan yang sedang berjalan.

Laporan tersebut berawal dari uji coba nuklir beberapa tahun belakangan dan peluncuran rudal balistik oleh Korea Utara, yang pada gilirannya telah dipicu oleh ancaman dari Presiden AS Donald Trump bahwa "Semua opsi dipertimbangkan".

Rudal balistik terbaru Korea Utara adalah yang paling jauh jangkauannya, dengan para ahli global memeringatkan rezim tiran tersebut berada di jalur yang tepat untuk bisa menjangkau, " tempat mana pun di dunia ini" dengan serangan nuklir.

Keputusan yang dinilai masuk akal

Sebuah nomor telepon yang diberikan pada laporan yang bocor tersebut tidak menjawab, dan seorang juru bicara dari kelompok China Mobile merujuk masalah tersebut kepada Menteri Luar Negeri, yang belum bisa memberikan komentar.

Meski demikian, pada Rabu (13/12/2017) malam, juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lu Kang, sempat ditanyai mengenai laporan terpisah yang dikeluarkan oleh Menlu AS -Rex Tillerson -untuk membahas persiapan Beijing dalam mengatasi eksodus massal warga Korea Utara ke negara tersebut jikaterjadi bencana di semenanjung itu.

Lu mengatakan kepada wartawan bahwa ia "tidak tahu" tentang apapun yang dikatakan oleh Tillerson, namun ia tidak menyangkal Beijing sedang mempersiapkan situasi seperti itu, namun mempertahankan denuklirisasi adalah tujuan Beijing.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lu Kang, menyinggung isu itu dalam konferensi pers Rabu (13/12/2017).
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lu Kang, menyinggung isu itu dalam konferensi pers Rabu (13/12/2017).

Supplied: China Foreign Ministry

Belum mungkin untuk memverifikasi sendiri validitas dokumen asli tiga halaman itu, namun analis mengatakan format yang digunakan, bahasa yang digunakan, tingkat rincian dan kutipan dari manajer perusahaan Changbai dengan nama Shenhai Fu - yang memiliki akun media sosial profesional China Mobile -dan juga fakta bahwa dokumen aslinya telah benar-benar dimusnahkan, membuat banyak orang menyimpulkan bahwa laporan tersebut asli.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved