Sabtu, 18 April 2026
ABC World

Jokowi Menang Pilpres, Gedung KPU di Jakarta Dijaga Ketat

Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah dijaga dengan ketat oleh pasukan Brimob, termasuk sejumlah anjing pelacak yang disiagakan…

Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah dijaga dengan ketat oleh pasukan Brimob, termasuk sejumlah anjing pelacak yang disiagakan di gerbang masuk, Selasa pagi (21/05).

Sementara di jalan dan taman-taman sekitar gedung KPU dilaporkan telah dipenuhi dengan pasukan polri, beberapa terlihat membawa senjata.

Dini hari tadi, hasil rapat pleno KPU menyatakan kemenangan pasangan calon presiden Joko Widodo dan KH Ma\'ruf Amin, setelah pasangan nomer urut 01 tersebut unggul atas perolehan suara nasional.

Hasil akhir menunjukkan pasangan Joko Widodo dan KH Ma\'ruf Amin mendapat 85.607.362 suara, atau 55 persen.

Hasil ini dinyatakan oleh Komisioner KPU, Evi Novida Ginting dalam rapat pleno KPU di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat.

Sementara pasangan 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno mendapat 68.650.239 suara, atau 44,5 persen.

Pasangan Joko Widodo dan KH Ma\'ruf Amin tercatat unggul di 21 provinsi, sementara Prabowo Subiantoro dan Sandiaga Uno unggul di 13 provinsi.

KPU juga mencatat total suara pada pemilu tahun 2019 mencapai 158.012.509, dengan jumlah suara sah 97,62 persen dan juara tidak sah sebesar 2,38 persen.

Pasangan 02 Tolak hasil

Hasil rekapitulasi ini telah dikukuhkan dalam sidang pleno penetapan hasil pemilu 2019, yang sebelumnya dijadwalkan digelar hari Rabu (22/05).

Namun Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menyatakan menolak penetapan hasil rekapitulasi suara nasional Pilpres 2019 ini.

BPN menghatakan bahwa pihaknya "tetap akan melawan ketidakadilan dan kebohongan" terkait Pilpres 2019.

"Bahwa kami, saya Azis Subekti dan sebelah saya Didi Hariyanto sebagai saksi dari BPN 02 menyatakan menolak hasil pilpres yang telah diumumkan.," katanya saat hadir dalam rapat pleno penetapan rekapitulasi.

"Penolakan ini sebagai monumen moral ... untuk melawan tindakan-tindakan apa saja yang akan mencederai demokrasi," tambahnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved