Tak Miliki Properti? Coba 'Rentvesting' yang Sedang Populer di Australia
Sudah berapa lama Anda menyewa properti? Tapi juga merasa membeli rumah semakin tidak mungkin karena harganya yang terus meroket?Di…
Di Australia, jumlah warga yang menyewa properti dalam jangka panjang atau lebih dari 10 tahun telah meningkat dua kali lipat sejak harganya di kota-kota besar meroket dimulai di tahun 1990an.
Ditambah lagi penghasilan yang tidak meningkat, dimana harga properti tujuh kali lebih mahal dari rata-rata jumlah gaji per tahun, ujar Marion May dari Thalia Stanley Group.
"Biaya hidup dan pertumbuhan upah tidak seimbang dengan harga rumah," ujarnya.
"Secara budaya juga kita lihat tren di kalangan Generasi Y dan millenials, dimana mereka lebih ingin memiliki gaya hidup fleksibel."
Pasangan Vibhav dan Shivani Sharma dari Sydney adalah juga diantara \'rentvenstor\' yang jumlahnya terus meningkat.
Kedua pasangan yang berusia di awal 40 tahunan ini pindah ke Australia dari India sepuluh tahun lalu dan bekerja di bidang informasi dan teknologi.
Mereka masih menyewa di Sydney, tapi memiliki investasi di delapan properti di seluruh Australia.
Properti yang pertama kali mereka beli adalah di kawasan Mangoo Hill, di pinggiran kota Brisbane dengan harga $360.000, atau sekitar Rp 3,6 miliar, lima tahun lalu.
"Rata-rata kami beli dua rumah setiap tahunnya dan harganya pun lumayan meningkat juga," ujar Vibhav.
Pasangan muda dengan satu anak perempuan ini telah memiliki tiga properti di negara bagian Queensland, tiga di Victoria, dan dua di New South Wales.
Saat ini kondisi mereka \'positive gearing\', artinya harga sewa menutup biaya bunga dan lainnya.
Harus yakin apakah akan ada yang menyewa
Kunci yang membuat pasangan Vibhav dan Shivani bisa memiliki sejumlah properti untuk investasi adalah membuat anggaran keuangan dengan sangat serius.
"Bahkan jika saya belanja senilai $99 [hampir Rp 1 juta] untuk alarm kebakaran di rumah saya catat," ujar Vibhav.
Sebelum menentukan properti yang hendak dibeli, mereka melihat kawasan yang semi perkotaan dengan melihat potensi yang baik.