Minggu, 12 April 2026
ABC World

Tak Miliki Properti? Coba 'Rentvesting' yang Sedang Populer di Australia

Sudah berapa lama Anda menyewa properti? Tapi juga merasa membeli rumah semakin tidak mungkin karena harganya yang terus meroket?Di…

Sudah berapa lama Anda menyewa properti? Tapi juga merasa membeli rumah semakin tidak mungkin karena harganya yang terus meroket?

Di Australia kini semakin banyak warga yang melakukan \'rentvesting\' dan memungkinkan untuk memuaskan dua keinginan mereka, yakni menyewa properti di lokasi yang sesuai keinginan dan membeli properti sesuai kemampuan finansial.

Berdasarkan data terbaru Biro Statistik Australia, ABS, ada 340 ribu warga yang kini melakukan \'rentvesting\', atau hampir 15 persen dari penyewa properti saat ini.

Kebanyakan dari mereka adalah anak-anak muda, yang menggunakan strategi ini untuk bisa memasuki pasar properti, seperti yang disebutkan Professor Hal Pawson dari University of New South Wales.

"Rentvesting menarik terutama karena memberikan keuntungan pajak dari kepemilikan properti residensial dan sama-sama diuntungkan dari meningkatnya harga properti," ujarnya.

"Bahkan di kawasan dimana Anda ingin tinggal karena alasan pekerjaan atau gaya hidup, meski hanya bisa terjangkau kalau menjadi penyewa," ujarnya.

Salah satu \'rentvenstor\' adalah Cayla Owins yang tinggal di Melbourne, tapi tidak mampu membeli properti kota yang pernah dijuluki paling nyaman di dunia.

Perempuan berusia 33 tahun ini kemudian menabung untuk bisa mengumpulkan uang muka sebesar $35.000, atau kurang lebih Rp 350 juta dan membeli properti di kawasan Bendigo, sekitar 150 km dari kota Melbourne.

Ia membeli sebuah rumah dengan harga $355,000 atau lebih dari Rp 3,5 miliar di tahun 2014 dengan melakukannya sendiri tanpa bantuan orang tuanya.

Namun Cayla tidak membelinya untuk ditinggali, karena ia masih menyewa sebuah apartemen di sebelah timur kota Melbourne.

Butuh setidaknya dua bulan bagi Cayla untuk mencari penyewa rumah miliknya di Bendigo dan ia merasa beruntung karena mendapatkan penyewa untuk jangka panjang.

"Harga sewanya hampir mencapai uang cicilan, saya hanya menambahkannya sedikit," kata Cayla.

"Fokus saya pertama ada cicilan, saya membayarnya dan hasil uang sewa untuk mensubsidi penghasilan saya."

Pasangan miliki delapan properti yang disewakan

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved