Selasa, 14 April 2026
ABC World

Muslim di Australia Sambut Datangnya Ramadan di Rumah Tanpa Kegiatan Sosial

Muslim di Australia mulai menjalankan ibadah puasa, meski dengan cara yang berbeda karena banyaknya larangan terkait pandemi virus…

Hari ini, Jumat (24/04), Muslim di Australia mulai menjalankan ibadah puasa, meski dengan cara yang berbeda karena banyaknya larangan terkait pandemi virus corona. Menurut mereka makna bulan suci tidaklah berubah.

Selama 30 hari ke depan, umat Islam di dunia, termasuk di Australia akan berpuasa dan sudah mempersiapkan diri untuk bulan Ramadan yang sepi dibandingkan biasanya.

Sulit dibayangkan Ramadan tanpa kegiatan sosial, tapi banyak warga Muslim di Australia menemukan cara untuk tetap menghadirkan suasana kebersamaan dari rumah masing-masing.

\'Saatnya istirahat\'

Untuk menyambut datangnya bulan Ramadan, sekelompok Muslim di Sydney menggelar acara online "Ramadan Re-Imagined", menampilkan ustaz ternama di dunia.

Salah satunya adalah Belal Assaad, imam dan ustaz asal Melbourne.

Menurutnya, dilihat dari pandangan Islam dan secara spiritual, pembatasan sosial yang berlaku di banyak negara saat ini harus dimaknai sebagai kesempatan untuk mengambil "time out" atau waktunya istirahat.

Belal Assaad

Koleksi pribadi: Belal Assaad mengatakan menjalankan ibadah Ramadan di rumah menjadi pengingat bahwa bulan puasa bukan berarti penuh dengan perayaan saja.

Zahra Fielding, baru saja masuk Islam bulan Februari lalu, karenanya Ramadan tahun ini akan menjadi yang pertama kali baginya.

Zahra mengaku menemukan Islam lewat \'game online\', dimana para pemain dari seluruh dunia bisa saling berhubungan dan bercakap-cakap.

Kemudian ia bertemu seorang perempuan Muslim asal Malaysia, yang ia tanya soal Islam dan kerudungnya.

"Saya selalu berpikir bahwa jilbab adalah tanda penindasan," katanya.

Zahra mengatakan ia tidak terlalu kecewa karena harus menghabiskan Ramadan pertamanya sendirian, hanya dengan kucingnya.

"Saya membeli buku harian Ramadan untuk mencatat puasa dan ibadah apa saja yang dilakukan," katanya kepada ABC.

Zahra juga berencana untuk berbuka puasa dengan teman-teman Muslimnya secara online untuk membantunya tidak merasa kesepian.

Tetap menemukan keberkahan Ramadan

Zainab Mourad mengatakan Ramadan menjadi saatnya bagi dia untuk nmencapai rasa kedamaian tanpa gangguan dari luar.
Koleksi pribadi

Zeinab Mourad, yang tinggal di Melbourne, mengatakan menjalankan ibadah Ramadan dengan keluarga besarnya adalah hal yang paling ia rindukan tahun ini.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved