Kamis, 9 April 2026
ABC World

Mengapa Australia Masih Terima Kedatangan dari Luar Negeri Saat Pandemi Corona?

Meski sekarang di negara bagian Victoria sedang berjuang mengatasi meningkatnya kasus COVID-19, mayoritas kasus yang tercatat di Australia…

Meski negara bagian Victoria sedang berjuang mengatasi meningkatnya penularan virus corona antar warga, kebanyakan kasus penularan virus corona di Australia tercatat berasal dari luar negeri.

Kebanyakan mereka yang kembali ke Australia, atau yang sedang dikarantina di hotel, adalah warga negara atau penduduk tetap (permanent resident).

Inilah pembahasan mengenai dari mana berasal

Dari mana penularan berasal?

2 travellers stand before a Perth hotel desk. 2 masked security guards offer to take their luggage.

ABC News: James Carmody: Karantina hotel sudah diberlakukan di Australia sejak pertengahan Maret.

Menurut laporan epidemiologi yang diterbitkan oleh Kabinet Nasional Australia, kebanyakan kasus corona di Australia didapat ketika warga berada di luar negeri, dengan kebanyakan di Eropa atau dari kapal pesiar.

Namun di bulan Mei, data dari mereka yang tertular berasal negara-negara Eropa dan kapal pesiar sudah jauh berkurang.

"Selama empat minggu terakhir sampai hari Minggu 21 Juni 2020, kebanyakan kasus yang dilaporkan berasal dari mereka yang melakukan perjalanan ke Asia Tengah, Asia Selatan, Afrika Utara, Timur Tengah atau di laut," kata juru bicara Departemen Kesehatan Australia.

"Beberapa kasus juga berasal dari mereka yang berkunjung ke Amerika, Eropa dan benua Afrika kawasan Sahara."

Penjelasan Tiga Tahapan Pelonggaran

Pelonggaran aturan pembatasan pergerakan aktivitas di Australia akan dilakukan secara bertahap.

Menurut laporan sebelumnya, di awal-awal pandemi, seluruh kasus penularan yang ada di Australia memiliki riwayat pernah ke China.

Sejak angka penularan dari China menurun di pertengahan bulan Maret, kebanyakan kasus yang kemudian terdeteksi berasal dari Eropa dan Amerika Serikat.

Juru bicara Departemen Kesehatan Australia mengatakan ini adalah warga yang pulang dari Asia Tengah, Asia Selatan, Afrika Utara, dan Timur Tengah kebanyakan mendapat bantuan dari pemerintah untuk pulang ke Australia.

"Karena adanya pembatasan internasional, mereka yang tiba di Australia pada umumnya lewat penerbangan sewaan," katanya.

Siapa saja yang kembali ke Australia?

Saat ini hanya warga negara Australia, warga dengan status permanent resident (PR), serta keluarga mereka yang dizinkan kembali ke Australia.

\'Australian Border Force\' memberikan beberapa pengecualian untuk alasan tertentu, seperti untuk diplomat, mereka yang diundang Pemerintah Australia, serta mereka yang memiliki "ketrampilan khusus".

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved