Bea Cukai Ternate dan BNNP Maluku Utara Lawan Penyalahgunaan Narkoba dengan Aplikasi SERDADU

Kepala Kantor Bea Cukai Ternate, Musafak tanda tangani perjanjian kerja bersama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara

Bea Cukai Ternate dan BNNP Maluku Utara Lawan Penyalahgunaan Narkoba dengan Aplikasi SERDADU
Bea Cukai
Kepala Kantor Bea Cukai Ternate, Musafak tanda tangani perjanjian kerja bersama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara, pada Rabu (23/10). 

TRIBUNNEWS.COM, TERNATE, 29/10/2019 – Kepala Kantor Bea Cukai Ternate, Musafak tanda tangani perjanjian kerja bersama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara, pada Rabu (23/10).

Perjanjian ini merupakan bentuk kerja sama antara Bea Cukai dan BNNP, bersama dengan instansi lainnya, yaitu Polda Maluku Utara, Badan Intelejen Negara Daerah (Binda) Maluku Utara, Kanwil Kemenkumham Prov. Maluku Utara, Badan Pusat Statistik Prov. Malut, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Prov. Maluku Utara, dan Pangkalan TNI Angkatan Laut Ternate.

Baca: Bea Cukai Maluku Lepas Ekspor Perdana Olahan Kayu Framing Door ke India

“Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk agen dalam rangka meningkatkan koordinasi dan kolaborasi data informasi melalui aplikasi SERDADU (Smart Elaborasi Data Terpadu) Provinsi Maluku Utara,” ungkap Musafak.

Menurutnya, hingga saat ini data menunjukkan tingkat perevalensi penyalahgunaan narkoba di Maluku Utara mencapai angka 13.181 kasus. Hal ini mendorong Bea Cukai dan BNNP Maluku Utara lebih meningkatkan koordinasi utamanya dalam bidang pengolahan data intelijen yang membutuhkan kecepatan, soliditas, dan validitas data lewat aplikasi SERDADU.

“Kerja sama ini juga merupakan wujud nyata salah satu strategi Bea Cukai dalam menekan peredaran narkotika, yaitu sinergi kerja sama (joint inter agency) antara Bea Cukai dengan penegak hukum lainnya baik di dalam negeri maupun luar negeri dalam bentuk kegiatan inteligence fusion yaitu penyebaran dan penyatuan data dan informasi intelijen mengenai peredaran gelap narkotika dan joint enforcement yaitu penindakan bersama dengan penegak hukum lainnya (BNN dan POLRI) dalam rangka membuka dan memutuskan jaringan kejahatan peredaran gelap narkotika,” jelasnya.

Baca: Bea Cukai Sibolga Canangkan Zona Integritas dan Musnahkan Ratusan Ribu Barang Ilegal

Ia berharap dengan terselenggaranya kegiatan penandatanganan perjanjian ini dapat lebih meningkatkan sinergitas antar Bea Cukai, BNNP Maluku Utara, dan instansi penegakan hukum lainnya dalam rangka pencegahan masuknya narkotika ke dalam Provinsi Maluku Utara. (*)

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved