Kamis, 7 Mei 2026

Usaha Karoseri di Jambi Kesulitan Bahan Baku

Usaha karoseri, yang melayani pembuatan bak untuk truk menemui kendala.

Tayang:
Editor: Hendra Gunawan

TRIBUNNEWS.COM, JAMBI - Usaha karoseri, yang melayani pembuatan bak untuk truk menemui kendala. Bahan baku utama, berupa kayu sulit didapatkan. Abu Thalib, pemilik CV Indah Jaya yang melayani jasa ini mengatakan, bak truk tidak dibuat dari kayu sembarangan.

Biasanya, kata dia, untuk mebuat bak truk menggunakan sejenis kayu kulim.  Untuk mendapatkannya harus mencari ke daerah-daerah, misalnya ke Bulian, Sumsel dan daerah lainnya,” akunya kepada Tribun, Selasa (17/4/2012).

Dikatakannya, kini bukan cuma kayu yang jadi kendala para pelaku usaha ini. Tapi menurut Abu, permintaan akan bak truk sedang sepi. Ia menduga, permintaan truk sedang menurun sehingga usaha mereka terimbas.

"Mulai terasa turunnya permintaan sejak awal tahun ini. Menurut saya, selain permintaan mobil truk baru lagi turun, harga komoditas pun turun," ungkapnya di bengkelnya, Jalan Surya Darma, Kenali Asam Bawah.

Kata dia, permintaan bak truk baru berbahan kayu sangat berkaitan sekali dengan perekonomian Jambi, terutama harga karet dan sawit. Sebab, truk itu banyak dipakai untuk mengangkut dua komiditas tersebut.

Saat ini, rata-rata permintaan bak baru di tempatnya satu unit per bulan. Padahal biasanya pada rentang 2008 hingga 2011, jumlahnya lebih dari itu.

Sementara permintaan servis bak truk menurutnya masih stabil. Dalam sebulan ia melayani sekitar dua bak truk untuk diservis. Hanya saja, dari servis hanya habis untuk biaya operasional saja. Lagi pula, servis bak mobil lebih ribet dari pada pembuatan bak baru.

Kalau pembuatan bak baru, sudah memiliki target kapan selesainya pembuatannya.  Satu bak truk baru pengerjaanya membutuhkan waktu seminggu dengan dua karyawannya.  "Untuk serrvis sendiri harus teliti, karena harus servis bagian-bagian bak truk yang rusak. Itu membutuhkan waktu yang lama, sementara biaya servisnya tidak begitu besar," ujarnya.

Pembuatan satu bak truk baru dibanderol dari Rp 14 juta-Rp 32 juta, untuk bak fuso dibanderol Rp 30 juta- Rp 38 juta. Harga tergantung pada ukuran bak truk yang diinginkan. Sedangkan untuk servis biayanya dari Rp 250 ribu - Rp 5 juta. (Tribun Jambi)

Sumber: Tribun Jambi
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved