IHSG Bergerak Variasi
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin berhasil menembus kembali level penting 4.000, dengan penguatan hingga
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Steven Greatness
TRIBUNNEWS.COM, PONTIANAK - Branch Manager First Asia Capital Pontianak, Yangpi mengatakan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin berhasil menembus kembali level penting 4.000, dengan penguatan hingga 80,992 poin atau 2 persen ditutup di 4.021,100.
"Aksi beli pelaku pasar terutama melanda sejumlah saham pertambangan dan aneka industri yang selama ini harganya sudah tertekan dalam. Penguatan IHSG kemarin salah satunya ditopang oleh penguatan harga saham BUMI hingga 8 persen," ujarnya.
Nilai transaksi di Pasar Reguler mencapai Rp 5 triliun. Namun asing masih membukukan nilai penjualan bersih Rp 157,94 miliar. Rebound yang terjadi di pasar saham global maupun kawasan Asia turut berimbas positif pada penguatan IHSG kemarin.
Sementara itu perkembangan pasar global tadi malam kembali bergerak fluktuatif ditutup bervariasi. Sejumlah indeks bursa utama zona Euro ditutup menguat di atas 1,5 persen. Indeks DJIA di Wall Street ditutup flat turun 0,01 persen di 12502,81, sedangkan indeks S&P 500 di Wall Street menguat tipis 0,05 persen.
"Saham-saham berbasiskan teknologi dan meterial terkoreksi, sedangkan saham sektor keuangan dan properti di AS menguat," tuturnya.
Yangpi memaparkan, data penjualan rumah di AS April lalu yang naik tajam 3,4 persen tidak mampu menahan berlanjutnya kekhawatiran Yunani akan keluar dari zona Euro. Isu krisis utang yang dihadapi negara-negara zona Euro juga mulai berimbas ke Asia. Fitch Ratings kemarin menurunkan peringkat utang jangka panjang Jepang dari ‘AA’ menjadi ‘A’ dengan outlook negatif.
Kondisi pasar yang masih beresiko diperkirakan akan membayangi kelanjutan penguatan hari ini. IHSG diperkirakan akan bergerak bervariasi dengan peluang penguatan terbatas.
Baca juga: