Keuangan dan Perbankan
PermataBank Rencanakan Rights Issue Rp 2 Triliun
Permata Bank menyampaikan rencana peningkatan modal dengan cara melakukan Penawaran Umum Terbatas V (PUT V) dengan nilai Rp 2 trilliun.
Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Arif Wicaksono
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Bank Permata Tbk (Permata Bank) menyampaikan rencana peningkatan modal dengan cara melakukan Penawaran Umum Terbatas V (PUT V) dengan nilai Rp 2 trilliun.
Giridhar S. Varadachari, Direktur Keuangan Permata Bank, mengatakan, Penawaran Umum Terbatas V ini akan lebih memperkuat struktur permodalan perseroan. "Modal ini memberikan kami peluang untuk terus mendukung pertumbuhan bisnis kami," katanya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta (22/10/2012).
Melalui PUT V ini, Permata Bank akan mengeluarkan tambahan saham Kelas B sebanyak 1.642.481.256 (satu miliar enam ratus empat puluh dua juta empat ratus delapan puluh satu ribu dua ratus lima puluh enam) lembar dengan harga Rp 1.215 per lembar saham baru.
Setiap pemegang 11 saham lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 4 Desember 2012 pukul 16.00 WIB mempunyai 2 (dua) Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD), dimana setiap 1 (satu) HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 (satu) saham baru.
Posisi Rasio Kecukupan Modal (CAR) Permata Bank per 30 Juni 2012, sebesar 13,2 persen. Secara proforma, melalui PUT V ini CAR Bank akan meningkat sekitar 210 bps."CAR kami akan naik menjadi 15,3 persen," katanya.
Sebagai informasi, PUT V ini dapat dilakukan setelah diperolehnya persetujuan dari Bank Indonesia, surat efektif dari BAPEPAM-LK dan persetujuan pemegang saham atas PUT V pada RUPSLB. Diperkirakan PUT V ini dapat dituntaskan sebelum akhir Desember 2012. (*)
BACA JUGA:
- PLN Untung Rp 8 Triliun
- Aset BNI Tumbuh Jadi Rp 310,4 triliun
- Pertumbuhan Laba BNI Capai 24,5 Persen