Pejabat BUMN Harus Disekolahkan
BUMN setengah birokrat, saya pikir membangun kultur banyak. Sekolahkan dia (pejabat-pejabat BUMN) jadi baik, kalau tidak ya dikeluarkan.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu menilai kalau semua pejabat BUMN, harus dididik terlebih dahulu sebelum menjabat sebuah perusahaan plat merah. Alasan Said Didu mengatakan hal tersebut agar tidak ada korupsi di badan BUMN.
"BUMN setengah birokrat, saya pikir membangun kultur banyak. Sekolahkan dia (pejabat-pejabat BUMN) jadi baik, kalau tidak ya dikeluarkan,"ujar Said Didu, di seminar BUMN dan Kampanye Antikorupsi, Selasa (11/12/2012)
Said Didu melihat adanya banyak celah untuk korupsi di perusahaan BUMN yang melakukan pengadaan barang jasa dan BUMN yang mempunyai produk tinggi. Pasalnya di dalam tubuh BUMN sendiri, tak bisa dipantau dengan teliti adanya intervensi.
"Pengadaan barang dan jasa terhadap BUMN barang dan jasa yang tinggi seperti Pertamina dan PLN dan penjualan produk yang tinggi, seperti pertambangan,"jelas Said Didu.
Untuk mengurangi adanya korupsi dan intervensi, Said Didu menghimbau agar orang-orang yang menjabat BUMN haruslah pemimpin yang bersih. Selain itu Said Didu juga menyarankan agar adanya penghargaan untuk para BUMN yang bersih dari korupsi.
"Sudah ada patron-patron yang bisa dipake sebagai model orang-orang yang bisa mengelola bumn untuk bebas intervensi. saya pikir kemarin anugerah bumn, itu patron yang bisa mengurangi intervensi bumn," papar Said Didu. (*)
BACA JUGA:
- Jabar Bidik Wisatawan Cina dan Belanda
- Krisis Eropa Turunkan Harga Akar Wangi
- BI Bakal Lakukan Pengintegrasian Kartu Uang E..