Sofyan wanandi: Perusahaan Korsel Bakal Angkat Kaki dari Indonesia
Perusahaan asal Korea berencana minggat dari Indonesia lantaran tak kuat membayar upah minimum provinsi (UMP).
Laporan wartawan Tribunnews.com, Adiatmaputra Fajar
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sofyan Wanandi mewanti-wanti pemerintah. Sebabnya, sejumlah perusahaan asal Korea berencana minggat dari Indonesia lantaran tak kuat membayar upah minimum provinsi (UMP).
"Jika penangguhan itu tidak diterima mereka (Perusahaan Korea) akan pergi," ujar Sofyan Wanandi saat ditemui Tribunnews.com di Jakarta, Minggu (27/1/2013).
Sebelum hengkang dari tanah air, para perusahaan Korea memberikan waktu untuk penangguhan perusahaan. Rencananya batas waktu yang diberikan perusahaan Korea hanya sampai akhir bulan Januari.
"Mereka memberi tenggat waktu sampai akhir bulan ini," ungkap Sofyan Wanandi
Perusahaan korea di Indonesia saat ini ada 800 perusahaan. Perusahaan Korea kebanyakan bergerak dibidang garmen dan sepatu. Mereka telah mempekerjakan 600 ribu buruh. Investasi yang mereka tanamkan di Indonesia mencapai 500-600 juta dollar, Mereka domisili di Banten (sepatu) dan Jakarta (garmen).