Baru 60.000 Bankir Tersertifikasi
Dimulainya Asean Economic Community pada 2015 mendatang, mendorong Ikatan Bankir Indonesia
TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Dimulainya Asean Economic Community pada 2015 mendatang, mendorong Ikatan Bankir Indonesia (IBI) untuk semakin kencang melakukan pengembangan kompetensi profesi para bankir. Saat ini dari total 380.000 bankir yang ada di Indonesia, baru sekitar 60.000 orang saja yang sudah mendapat sertifikasi.
Direktur Eksekutif Ikatan Bankir Indonesia, Sasmita mengatakan kompetensi profesi bankir mutlak diperlukan menjelang Asean Economic Community 2015. Sebab nantinya para bankir akan semakin memiliki tanggung jawab yang besar, untuk mempertahankan kondisi perbankan yang baik di Indonesia, di tengah-tengah gempuran bank-bank asing yang nantinya akan lebih mudah masuk ke Indonesia.
Dalam sertifikasi dan uji kompetensi terhadap bankir, ada sembilan profesi bankir yang telah disusun kompetensinya. Yakni manajemen risiko, auditor, treasury dealer, wealth management, general banking, operation, credit, funding and services, serta compliance. "Kompetensi-kompetensi itu belum semua diatur oleh Bank Indonesia. Karenanya, apa yang belum diatur oleh BI, coba untuk kami kembangkan sendiri," ujar Sasmita di Surabaya, Rabu (6/3/2013).
Ditambahkannya, para bankir yang belum tersertifikasi itu rata-rata adalah bankir level empat atau level lima yang biasanya menjabat sebagai direksi bank. Sementara untuk bankir level tiga hingga level tertinggi, yakni level satu, telah sebagian besar bersertifikasi dan dinyatakan berkompeten.
Kepala Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Advokasi IBI, Ogi Prastomiyono mengatakan saat ini pihaknya juga sedang mendorong agar Bank Indonesia menjadikan rekomendasi yang diberikan oleh IBI, sebagai salah satu bahan pertimbangan mengangkat direksi Bank Indonesia.
"IBI kan yang lebih tahu bagaimana karakter, skill, dan integritas bankir-bankir tersebut. Jadi kami berharap agar BI kalau mau mengangkat direksi, mempertimbangkan rekomendasi kami," kata Ogi.(Surya/Eben Haezer Panca)
Baca juga:
- Bank Riau Kepri Ggelar Pelatihan dan Konsultasi Debitur Sukses
- Bank Syariah Mandiri Tidak Bekerjasama Dengan GTIS
- Penjaminan KUR Dominasi Laba Askrindo