Rabu, 22 April 2026

Kepala SKK Migas Ditangkap

Kepala SKK Migas di KPK, Wakil SKK Migas di Tokyo

Saat ini terjadi kekosongan kepemimpinan di dalam tubuh Satuan Kerja Khusus Hulu Migas (SKK Migas)

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Hendra Gunawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Saat ini terjadi kekosongan kepemimpinan di dalam tubuh Satuan Kerja Khusus Hulu Migas (SKK Migas). Pasalnya Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini saat ini sudah tertangkap tangan oleh KPK karena tertangkap tangan diduga menerima suap dari perusahaan migas asal Singapura Kernel Oil.

Sedangkan Wakil Kepala SKK Migas Johanes Widjonarko sedang berada di negeri Sakura, Jepang. Kepala Humas SKK Migas Elan Biantoro menjelaskan Johanes Widjonarko belum pulang dari cuti lebaran. Wakil Kepala SKK Migas tersebut saat ini sedang menjenguk anaknya yang sekolah di Jepang.

"Pak Johanes masih cuti lagi nengokin anaknya yang lagi sekolah," ujar Elan Biantoro kepada Tribunnews.com, Rabu (19/8/2013).

Jika Rudi Rubiandini menjadi tersangka atas kasus penyuapan, maka sesuai aturan Johanes Widjonarko akan menggantikan posisi Rudi sebagai Kepala SKK Migas yang baru. Namun hal tersebut masih menunggu persetujuan dari pihak pemerintah yakni Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

"Pak Johanes Seharusnya (menjadi Kepala SKK Migas yang baru), peraturannya begitu," jelas Elan Biantoro.

Sekretaris Perusahaan SKK Migas Gde Pradnyana menjelaskan saat ini Johanes Widjonarko akan segera pulang dari Tokyo menuju Indonesia. Karena hal tersebut organisasi yang mengatur hulu migas dalm negeri tetap berjalan.

"Organaisias SKK Migas tetap ada. Wakil kepala SKK Migas sedang di Tokyo dia mencari tiket," ujar Gde Pradnyana.

Diberitakan Tribunnews.com sebelumnya Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini ditangkap dari rumahnya, di Jalan Brawijaya VIII Nomor 30, Jakarta Selatan saat satgas KPK melakukan operasi tangkap tangan, Selasa (13/8/2013) malam tadi.

Dari tangannya, KPK juga ikut mengamankan sekitar 400 ribu dollar Amerika. Uang itu diduga uang suap dari perusahaan minyak swasta, sedangkan masih ada 300 ribu dollar AS yang belum diamankan.

Dari informasi yang dihimpun Tribunnews.com, Rudi Rubiandini ditangkap bersama empat orang dari Kernel Oil, perusahaan Singapura. Rudi pun diduga menerima suap dari Kernel Oil.

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved