Selasa, 7 April 2026

Pasokan Tahu Tempe Hanya Cukup Sampai Bulan Oktober

Kementerian Perdagangan mengatakan, stok kedelai nasional hanya akan cukup sampai bulan Oktober mendatang saja.

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Hendra Gunawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Perdagangan mengatakan, stok kedelai nasional hanya akan cukup sampai bulan Oktober mendatang saja. Dengan begitu produksi tahu dan tempe belum tentu bisa dinikmati sampai akhir tahun.

Menanggapi hal tersebut Pemerintah akan menambah pasokan dengan membuka keran impor. Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Bachrul Chairi mengatakan, stok yang ada hingga akhir Oktober sebanyak 149.000 ton.

Sementara yang sudah ada di tangan importir dan akan datang lagi sebanyak 150.000 ton sampai bulan September 2013 ini. Sehingga stok yang tersedia di nasional hingga Oktober mendatang sebanyak 300.000 ton

"Kementerian Perdagangan telah mengeluarkan Persetujuan Impor hingga Desember 2013 sebanyak 584.000 ton kepada 21 perusahaan," ujar Bachrul, Selasa (3/9/2013).

Bachrul menjelaskan Permohonan tambahan jumlah impor kedelai dapat diajukan kembali setelah dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan impor yang dilakukan perusahaan. Diharapkan dengan diterbitkannya ketentuan impor ini, dapat menciptakan ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga kedelai bagi pengrajin tahu dan tempe di seluruh Indonesia.

"Sehingga kebutuhan masyarakat terhadap produk yang berbahan dasar kedelai dapat terpenuhi dengan harga yang terjangkau,” ungkap Bachrul.

Sebelumnya diberitakan tribunnews.com, harga kedelai saat ini mencapai Rp 9300 per kilogram. Padahal sebelum terjadi depresiasi rupiah dan pasokan masih mencukupi harga kedelai Rp 74000 per kilogram.

Petani kedelai dan tahu tempe hanya mampu memproduksi 700 ribu ton per tahun. Sedangkan yang dibutuhkan untuk konsumsi masyarakat Indonesia mencapai 2,5 juta ton per tahun.

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved