Harga Plastik Melejit
Harga Plastik Naik, Zulhas Pastikan Stok Beras Tetap Aman
Selain bahan baku plastik, masalah lain yang muncul adalah terganggunya jalur distribusi global.
Ringkasan Berita:
- Lonjakan harga plastik mulai berdampak pada sektor pangan nasional.
- Pengusaha beras di daerah kesulitan mendapatkan kantung kemasan untuk menjual beras produksinya.
- Selain bahan baku plastik, masalah lain yang muncul adalah terganggunya jalur distribusi global.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lonjakan harga plastik yang terjadi sejak beberapa waktu lalu dan gangguan distribusi logistik global mulai berdampak pada sektor pangan nasional.
Meski demikian, pemerintah memastikan ketersediaan beras tetap aman hingga akhir tahun ini dan cukup untuk tahun depan.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, kenaikan harga plastik mulai berdampak ke sektor pangan.
"Plastik itu luar biasa naiknya, bahkan tadi ada yang mengadu kepada saya dari Kalimantan Barat mau beli gabah, karungnya enggak ada. Karena karungnya dari plastik. Jadi memang ada dampak plastik yang kesulitan," tutur Zulhas di Konferensi Pers di kantornya di Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Selain bahan baku plastik, masalah lain yang muncul adalah terganggunya jalur distribusi global. Menurutnya, rute transportasi laut kini harus berputar lebih jauh akibat kondisi geopolitik di Selat Hormuz, Iran, sehingga waktu pengiriman menjadi lebih lama dan biaya logistik meningkat.
"Sekarang itu transportasi laut muter, tentu ongkos naik. Tadinya misalnya (pengiriman) 20 hari sekarang bisa 60 hari. Yang tadinya 30 hari sekarang 40 hari lebih," jelasnya.
Baca juga: Harga Plastik Melonjak, Aphindo Wanti-wanti Ancaman Krisis Bahan Baku
Kenaikan biaya juga terjadi di sektor transportasi udara seiring melonjaknya harga avtur. Bahkan, pemerintah telah memberikan penyesuaian tarif tiket pesawat hingga 13 persen sebagai respons terhadap kenaikan tersebut.
"Oleh karena itu plastik, avtur yang naik sehingga juga ongkos pesawat boleh naik 13 persen. Tentu itu dampak daripada apa yang terjadi di kawasan apa serangan Amerika-Israel terhadap Iran ini dan juga di belahan dunia lainnya, itu dampaknya," imbuhnya.
Baca juga: Harga Toples Plastik Naik Rp40.000, untuk Laundry Melonjak 100 Persen
Meski demikian, pemerintah menilai Indonesia masih dalam posisi yang relatif lebih siap dibandingkan negara lain dalam menghadapi tekanan global tersebut.
"Tetapi saya mengatakan tadi, tentu itu kita akan atasi, tapi kalau dibanding negara-negara lain alhamdulillah kita jauh lebih siap dan kita jauh lebih baik," ujar Zulkifli Hasan.
Harga Beras Stabil
Di tengah berbagai tekanan tersebut, Zulkifli menyatakan, kenaikan harga plastik dan biaya distribusi tidak akan berdampak langsung pada harga beras. Pemerintah memastikan stok beras nasional dalam kondisi aman.
"Enggak, beras aman, tidak ada kenaikan apa pun, stok cukup. Sampai tahun 2026 insyaallah beras kita aman, bahkan saya kira 2027 insyaallah cukup," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Halal-bihalal-Zulhas-OK.jpg)