Selasa, 21 April 2026

Pilot Merpati Tidak Mau Disalahkan Terkait Aksi Mogok Kerja

Hal ini dikarenakan biaya operasional Merpati berupa gaji pegawai belum juga dibayarkan

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Para pegawai PT Merpati Nusantara Airlines tak ingin disalahkan karena telah melakukan aksi mogok sejak 25 Januari yang lalu. Hal ini dikarenakan biaya operasional Merpati berupa gaji pegawai belum juga dibayarkan.

"Kami memahami kekecewaan tidak tepatnya penggunaan PMN (Penyertaan Modal Negara) di Merati. Tapi jangan salahkan pilot," ujar Captain RD Sardjito S, di kantor pusat Merpati gedung Basarnas, Jakarta, Jumat (7/2/2014).

Sardjito menjelaskan ada banyak pilot yang sudah mengundurkan diri dari jabatannya, namun tidak sedikit yang masih bertahan. Sardjito mengungkapkan bagi para pegawai yang masih bertahan, alasannya karena masih cinta dengan perusahaan Merpati.

"Karyawan Merpati yang masih bertahan bukan karena jabatan tapi kami masih cinta," ujar Sardjito.

Sardjito juga meminta Menteri BUMN, Menteri Keuangan, dan Menteri Perhubungan, selaku pemegang kuasa untuk melihat masalah Merpati secara bijak.

"Ribuan karyawan menggantungkan hidup pada Merpati," ujar Sardjito.

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved