Di Sulsel, SBY Resmikan 12 Proyek Rp 3,7 Triliun
Hingga pukul 22.20 wita, tadi malam, SBY menggelar silaturahim dengan 24 kepala daerah di Sulsel, perwira TNI/Polr
TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR -- Setelah mundur 2 kali, Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Rabu (19/2/2014), akhirnya memulai kunjungan lima harinya di Sulsel.
Selama di Sulsel, SBY dan rombongan menteri dan pejabat teknis akan melalui perjalanan darat terjauh, 800 km di 12 daerah; Mulai Maros, Pangkep, Barru, Parepare, Sidrap, Enrekang, Toraja, Toraja Utara, Palopo, Luwu, Wajo, dan berakhir di Makassar, Minggu (23/2/2014) akhir pekan ini.
Hingga pukul 22.20 wita, tadi malam, SBY menggelar silaturahim dengan 24 kepala daerah di Sulsel, perwira TNI/Polri, dan tokoh masyarakat di BarugaE, Rumah Jabatan Wali Kota Parepare.
Di acara ini SBY mengingatkan pentingnya menjaga keutuhan bangsa dan negara menjelang pelaksanaan pemilu legislatif dan Pemilu Presiden.
SBY dan ibu negara, menginap di rumah jabatan yang berada di atas bukit, di Jl Lasiming, timur kota Parepare. Inilah kunjungan dinas ke tujuh (7) selama SBY menjabat sebagai presiden sejak tahun 2004. Jika tak ada rescheduling, inilah lawatan dinas terlama presiden di satu wilayah provinsi sepanjang era kepresiden RI.
Presiden dan Ibu Negara Ny Ani Yudhoyono, tiba menggunakan pesawat khusus kepresidenan Boeing 737-800 milik Garuda, di Pangkalan TNI-AU Sultan Hasanuddin, Maros, sekitar pukul 10.50 Wita
Rombongan menempuh penerbangan sekitar 1 jam dan 40 menit dari Malang, Jawa Timur. Selama dua hari di Jatim, SBY meninjau penanggulangan bencana.
Presiden disambut Gubernur Syahrul Yasin Limpo dan Ibu Ayunsri, ketua DPRD Sulsel M Roem, saat turun dari tangga pesawat di Lanud TNI AU.
Ikut dalam seremoni penjemputan singkat antyara lain Pangdam VII/Wirabuana Meyjen TNI Bachtiar, Kapolda Sulsel Irjen Pol Burhanuddin Andi, dan sejumlah muspida.
Di ruang VVIP gedung Galaktika Lanud Hasanuddin, Mandai, dengan mengenakan jas Partai Demokrat, Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel Ilham Arief Sirajuddin, juga ikut menjemput SBY yang juga pendiri sekaligus Ketua Umum DPP Partai Demokrat.
Bersama Ilham, terlihat istri Ilham, Aliyah Mustika, Ketua Bappilu Demokrat Sulsel Syamsu Rijal, dan sejumlah pengurus teras dan legislator Demokrat Sulsel. Mereka mengenakan jas biru, berlogo Mercy, lambang Demokrat.
Sambil mkeminum teh, di ruang VVIP Galaktika, SBY duduk berdampingan dengan istri Kristiyani Yudoyono, Menteri Koperasi dan UKM Syarif Hasan, TB Silalahi, Hatta Rajasa dan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, dan nyonya.
Tiba-tiba, SBY berujar dengan senyum, "Ilham, ayo duduk di sini di dekatku," kata SBY memanggil Ilham duduk di sampingnya. SBY duduk di meja VVIP pangkalan angkatan udara itu didampingi .
Ilham pun bergegas memenuhi panggilan Sang Presiden RI itu. Ia langsung duduk di samping SBY. Sebelumnya Ilham duduk sekitar 10 meter di samping meja SBY.
SBY kemudian menyampaikan pesan kepada Ilham dan Syahrul,"Saya berharap tetap akur-akur yah," kata SBY sembari senyum.
Usai dari Ruang Galaktika, dibawa pengawalan ketat Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), SBY langsung bertolak ke Desa Biring Ere, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20140217_211201_sby-dan-bu-ani-di-pengungsian-gunung-kelud.jpg)