Pasar Konstruksi Tumbuh 14,26% Mencapai Rp 446 Triliun pada 2015
Pasar konstruksi diproyeksikan tumbuh sebesar 14,26% mencapai Rp 446 triliun pada tahun 2015
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pasar konstruksi dan sektor bahan bangunan Indonesia telah berkembang secara signifikan, didorong oleh pesatnya pertumbuhan pasar properti/real estate dalam negeri, peningkataninvestasi swasta dan belanja pemerintah; Konstribusi sektor konstruksi terhadap produk domestik bruto (PDB) tanah airtelah tumbuh dari sekitar 7,07%di tahun 2009 menjadi 13%pada 2014 dan telah mendorong pertumbuhan industri bahan bangunan dan konstruksi Indonesia.
Pasar konstruksi diproyeksikan tumbuh sebesar 14,26% mencapai Rp 446 triliun pada tahun 2015 dan akan menjadi salah satu sektor yang paling menjanjikan berkat percepatan rencana pembangunan infrastruktur pemerintah.
Sektor konstruksi memiliki peranan penting dalam perekonomian negara karena mempengaruhi sebagian besar sektor perekonomian negara dan merupakan kontributor pentingbagi proses pembangunan infrastruktur yang menyediakan fondasi fisik di mana upaya pembangunan dan peningkatan standar kehidupan dapat terwujud.Oleh karena itu, seiring dengan persiapan sektor konstruksi menuju perkembangan lebih lanjut, kebutuhan akan kanal yang dapat mewadahi berbagai peluang bisnis pun meningkat.
Tahun ini, pemerintah Indonesia menargetkan angka pertumbuhan ekonomi sebesar 5.8% dengan sektor infrastruktur sebagai faktor pendorong utama.
Memahami potensi Indonesia sebagai salah satu pasar konstruksi yang berkembang pesat, dmg events, penyelenggara The Big 5, pameran konstruksi dan bangunan terbesar di Timur Tengah dan Asia Tenggara, akan menggelar The Big 5 Construct Indonesiapada 7–9 Mei 2015 di JIEXPO Kemayoran.
Sebelum memutuskan untuk menyelenggarakan The Big 5 Construct Indonesia, penyelenggara pameran telah melakukan sejumlah evaluasiterhadap pasar konstruksi dan bangunan tanah air dan terpukaudengan peluang yang ditawarkan pasar sektor konstruksi Indonesia.
Ashley Roberts, Event Director, The Big 5, dmg events, menjelaskan keputusan yang diambil untuk menggelar perhelatan tersebut di Indonesia.
“The Big 5 telah diselenggarakan lebih dari 35 tahun di Dubai dan sukses digelar di Kuwait, Arab Saudi sertaIndia. dmg events sebagai penyelenggara memahami adanya peningkatan kebutuhan untuk mengeksplor peluang-peluang yang ditawarkan pasar Indonesia.The Big 5 Construct Indonesia akan membawa pemain internasional dari 20 negara termasuk Perancis, Jerman, Italia untuk melayani pasar konstruksi dan bangunan di Indonesia," ungkap Ashley Roberts.
Produk-produk yang akan dipamerkan termasuk baja, HVAC coveringdan lain sebagainya. The Big 5 Construct Indonesia tidak hanya menampilkan berbagai produk dan solusi konstruksi, tapi juga 15 workshop bersertifikasi (Certified Continues Professional Developments) yang akan menarik bagi pengunjung Indonesia, terutama bagi para pekerja profesional bidang konstruksitermasukarsitek, insinyur, kontraktor, konsultan bangunan, manajer procurement, manajer proyek, pengembang properti dan desainer interior. Para pengunjung ini dapat memperoleh poin CPD dengan menghadiri salah satu workshop gratis dengan mendaftarkan diri melalui asosiasi profesimereka.”
Salah satu pemasok produk terkemuka yang akan menjadi peserta pameran di The Big 5 Construct Indonesia adalah PT Green Resources Material Batam Indonesia(salah satu divisi PT LaTrade Batam Indonesia) – produsen produk bahan pemadam api untuk bangunanmenyadari adanya tuntutan untuk mengembangkan pasar mereka dan memanfaatkan pembangunan perumahan dan bangunan komersil serta proyek-proyek infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia.
Teo Pea Ngo, Managing Director PT Latrade Batam Indonesia, mengatakan, “Permintaan akan produk-produk kami di Indonesia telah meningkat signifikan sebesar 30 hingga 50 persen dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir seiring dengan banyaknya orang yang beralih ke bahan-bahan bangunan yang ramah lingkungan dan memilih GRM biowood untuk menggantikan kayu untuk aspek desain.
"Kami optimis angka tersebut akan naik berkali lipatdengan dilaksanakannya proyek-proyek lokal dan diterapkannya Masyakarat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015. Untuk itu, kami secara agresif mempromosikan produk-produk kami dengan memanfaatkan kesempatan di ajang kontruksi berskala besar," kata Teo.
The Big 5 Construct Indonesia menyediakan platform yang ideal bagi kami untuk menampilkan produk terkemuka dan kapabilitas yang kami miliki kepada mitra kami saat ini dan di masa mendatang. Kami menanti untuk segera dapat berpartisipasi dalam The Big 5 Construct Indonesia dan mencaripeluang bekerjasama dengan mitra-mitra baru, baik lokal maupun internasional.
Sedangkan Ashley Roberts mengatakan pihaknya sangat antusias untuk memasuki pasar yang menjanjikan ini untuk pertama kalinya.
"Data dari The UOB Asian Enterprise Report 2014 mengungkapkan bahwa sektor konstruksi merupakan salah satu dari empat sektor bisnis utama yang tengah berkembang di Indonesia –menarik investasi asing sebesar 28 persen. The Big 5 Construct Indonesia akan menjadi perhelatan pertama yang digelar di Indonesia dan mempertemukan pembeli dari Indonesia dengan pemain lokal dan internasional, juga memberikan mereka akses langsung kepada beragam produk konstruksi dan solusi bangunan yang baru dan inovatif.” papar Ashley.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/thebiggggg_20150308_174201.jpg)