IHSG Ditutup Menguat di Tengah Pasar Global yang Terkoreksi
Sebanyak 146 saham naik, 143 saham turun, 88 saham tidak bergerak, dan 182 saham tidak ditransaksikan.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat ketika mayoritas indeks saham global terkoreksi.
Pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat (22/4/2016), IHSG berakhir naik sebesar 11 poin atau 0,24 persen ke 4.914 setelah bergerak di antara 4.883 hingga 4.917.
Sebanyak 146 saham naik, 143 saham turun, 88 saham tidak bergerak, dan 182 saham tidak ditransaksikan.
Hari ini, investor bertransaksi Rp5,39 triliun, terdiri dari transaksi reguler Rp4,55 triliun dan negosiasi Rp832,88 miliar.
Di pasar reguler, investor asing membukukan transaksi beli bersih (net buy) Rp322,78 miliar.
Sebanyak empat indeks sektoral menguat, dipimpin oleh sektor infrastruktur yang naik 0,93 persen dan sektor keuangan yang naik 0,8 persen.
Dari Asia, mayoritas indeks saham terkoreksi. Kondisi itu ditunjukkan oleh indeks Kospi di Korsel yang melemah 0,33 persen dan indeks Hang Seng di Hong Kong yang terkoreksi 0,72 persen, sedangkan indeks Nikkei225 di Jepang naik 1,2 persen.
Sore ini, mayoritas indeks saham di Eropa juga melemah sejak dibuka tadi siang.
Indeks FTSE100 di Inggris turun 0,98 persen, DAX di Jerman melemah 0,96 persen, dan CAC di Perancis terkoreksi 0,53 persen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/petugas-skuritas-pantau-pergerakan-saham_20160120_133513.jpg)