Jumat, 10 April 2026

Reshuffle Kabinet

Menyambut Sri Mulyani, PNS Kemenkeu Berucap 'Welcome Back Bu'

Sri Mulyani ditunjuk Presiden Joko Widodo menduduki posisi Menteri Keuangan, menggantikan Bambang Brodjonegoro

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Menkopolhukam Wiranto bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy serta menteri hasil reshuffle jilid ke 2 lainnya sebelum acara pelantikan di Istana Negara Jakarta, Rabu (27/7/2016). Sebelumnya Presiden Joko Widodo mengumumkan 12 nama menteri dan Kepala BKPM di teras belakang Istana Merdeka. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - "Welcome Back Bu" ucap salah satu PNS Kementerian Keuangan saat menyambut Sri Mulyani Indrawati di gedung Kemenkeu, Jakarta, Rabu (27/7/2016).

Sri Mulyani ditunjuk Presiden Joko Widodo menduduki posisi Menteri Keuangan, menggantikan Bambang Brodjonegoro yang ditugaskan menjadi Kepala Bappenas.

Ani sapaan akrab wanita kelahiran ‎26 Agustus 1962 tersebut, datang ke gedung Kementerian Keuangan sekitar pukul 17.00 WIB dengan menggunakan kebaya berwarna biru tua serta dibalut selendang batik.

Kahadiran Ani di gedung Kemenkeu, terlihat disambut gembira oleh jajaran pejabat serta PNS instansi tersebut. Para petinggi berbaris rapih di depan pintu masuk dan memberikan tepukan tangan saat mantan Direktur Bank Dunia menginjakkan kaki di kantor barunya.

Satu-satu pejabat disalami Ani dan kemudian naik ke Aula Djuanda yang merupakan ruangan acara serah terima jabatan Menteri Keuangan.

Dalam sambutan Ani, Ia mengungkapkan merasa terhormat diminta oleh presiden untuk kembali ke Indonesia dan menjadi Menteri Keuangan yang dinilainya bukanlah sebuah tugas ringan.

‎"Tidak ringan karena saya sudah tahu, bahwa di dalam APBN dan politik anggaran atau kebijakan fiskal merupakan suatu instrumen yang luar biasa penting bagi negara, agar bisa digunakan mencapai cita-cita pembangunan nasional," tutur Ani.

Dengan tugasnya tidak ringan, dirinya meminta‎ kepada jajaran eselon I, II, III dan seluruh jajaran PNS Kemenkeu untuk saling bekerjasama dalam mendukung semua langkah program yang berguna bagi perekonomian Indonesia.

‎"Tugas ini merupakan suatu tugas yang mulia, namun tidak ringan. Kita akan bersama-sama menjalankan tugas ini untuk bisa, tidak hanya mendukung tujuan nasional tetapi juga menggunakan anggaran untuk bekerjasama dan mendukung keseluruhan tugas kementerian dan lembaga serta pemerintah daerah agar efisien dan akuntable," tuturnya.

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved