Jumat, 10 April 2026

Sri Mulyani: Alur Logistik di Indonesia Sangat Buruk!

"Logistik performance Indonesia masih tertinggal dari negara lain, bahkan di kawasan ASEAN."

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Choirul Arifin
TRIBUNNEWS/ADIATMA
Sri Mulyani dan Darmin Nasution 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku pengelolaan alur barang logistik di Indonesia sangat jelek.

Data Bank Dunia menyebutkan, keandalan Indonesia dalam menangani problemmasalah logistik berada di peringkat 63 dari 160 negara yang disurvey.

Sedangkan negara tetangga seperti Singapura di level 5, Malaysia 32, dan Thailand 45.

"Logistik performance Indonesia masih tertinggal dari negara lain, bahkan di kawasan ASEAN," kritik Sri Mulyani di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (19/10/2016).

Sri Mulyani memaparkan Bank Dunia menilai kinerja logistik dipengaruhi lima hal. Faktor pertama terkait ketersediaan infrastruktur, ke dua administrasi dan Bea Cukai, ke tiga pelayaran internasional, ke empat kualitas logistik, dan terakhir adalah pemantauan dan bongkar muat barang.

"Kelemahan Indonesia ada dua yaitu rendahnya di pembangunan infrastruktur dengan logistik, dan ke dua proses kepabeanan tata niaga ekspor impor masih perlu diperbaiki," ungkap Sri Mulyani.

Menurut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut, masalah logistik di Indonesia sekarang sedang dicari jalan keluarnya oleh pemerintah. Langkah nyatanya menurut Sri Mulyani saat ini adalah perbaikan di kepabeanan dan perizinan.

"Visi pemerintah di bidang logistik tertuang banyak sekali, sambutan presiden indonesia, dan pembangunan jangka menengah panjang 2015-2019," jelas Sri Mulyani.

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved