Breaking News:

Paket Kebijakan Ekonomi Tahap 14 Isinya Tentang e-Commerce

"Supaya jangan kita nggak bikin apa apa akhirnya orang lain yang buat," kata Darmin Nasution.

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Kamis (10/11/2016) petang ini mengumumkan paket kebijakan ekonomi yang ke-14 di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, kebijakan ini dalam rangka menjalankan visi pemerintah yang ingin menempatkan Indonesia sebagai negara dengan kapasitas digital ekonomi terbesar se-Asia Tenggara pada tahun 2020.

Darmin Nasution mengatakan, kebijakan ini bertujuan mendorong perluasan dan peningkatan kegiatan ekonomi masyarakat di seluruh Indonesia secara efesien dan terkoneksi secara global.

"Jadi kegiatan yang ada bisa semakin luas, jangkauan bisa semakin jauh dengan adanya e-commerce," ujar Darmin Nasution.

Selain itu, paket kebijakan ini juga untuk mendorong kreasi, inovasi dan invensi kegiatan ekonomi baru di kalangan anak muda.

"Bukan hanya yang ada menjadi lebih jauh jangkauannya, tapi dengan invensi kegiatan baru bisa lahir. Terutama kalangan anak muda yang senang otak atik hal baru dan lain sebagainya," ujar Darmin Nasution.

Tujuan lainnya adalah untuk memberi kepastian dan kemudahan berusaha dalam pemanfaatan e-commerce melalui arahan dan panduan strategis dalam percepatan pelaksanan sistem ini pada periode 2016- 2019.

Darmin Nasution juga mengatakan, pakety kebijakan ini akan memberikan pengutamaan dan perlindungan ke kepentingan nasional usaha mikro, kecil dan menengah dan pelaku usaha pemula.

"Supaya jangan kita nggak bikin apa apa akhirnya orang lain yang buat," kata Darmin Nasution.

Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved