Breaking News:

Pertamina akan Kuasai 100 Persen Saham di Blok ONWJ ESDM

Keikutsertaan Pertamina di Blok ONWJ dimulai saat Pertamina membeli 46% saham BP West Java Ltd senilai US$ 280 juta.

ENERGI TODAY
Aktivitas rutin pekerja anjungan lepas pantai. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memutuskan memperpanjang kontrak Blok Off Shore North West Java (ONWJ).

Namun mitra PT Pertamina (Persero) di blok tersebut harus membeli saham jika masih ingin menjadi partner di sana.

Kontrak ONWJ akan habis 18 Januari 2017 mendatang dan diperpanjang menjadi sampai tahun 2037.

Keikutsertaan Pertamina di Blok ONWJ dimulai saat Pertamina membeli 46 persen saham BP West Java Ltd senilai US$ 280 juta.

Sejak saat itulah Pertamina Hulu Energi ONWJ terus menambah jumlah saham di blok tersebut dan partner Pertamina ikut berubah-ubah.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) IGN Wiratmaja Puja menjelaskan, keputusan perpanjangan kontrak Blok ONWJ diberikan sepenuhnya kepada Pertamina.

"Itu keputusan pemerintah," tandas Wiratmaja, Minggu (20/11/2016).

Ia menjelaskan, Menteri ESDM Ignasius Jonan telah mengirimkan surat kepada Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) terkait keputusan pemerintah tersebut. Saat ini pemerintah tinggal menunggu penetapan dari SKK Migas.

"Surat sudah diberikan ke SKK Migas. Semoga segera, kita tunggu SKK Migas. ya," terang Wiratmaja.

Keputusan pemerintah terhadap Blok ONWJ mirip dengan Blok Mahakam.

Halaman
12
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved