Rabu, 8 April 2026

Pujian Misbakhun untuk Menkeu Sri Mulyani

Mukhamad Misbakhun mengapresiasi kinerja Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati yang mampu menekan pendapatan perpajakan

Editor: Rachmat Hidayat
ISTIMEWA
Menkeu Sri Mulyani 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Anggota Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun mengapresiasi kinerja Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati yang mampu menaikkan pendapatan perpajakan.

Meski Sri Mulyani menjadi Menkeu baru enam bulan, dan tidak ikut terlibat pembuatan UU Tax Amnesty dan RAPBN 2016, namun lanjut Misbakhun, sudah menunjukkan kinerja  yang layak diapresiasi.

"Meski Bu Menkeu tidak ikut dari awal tapi mampu menekan pendapatan perpajakan. Karena telah terjadi kendala yang serius di bidang penerimaan sehingga melakukan kebijakan dramatis, tidak populer dalam penerimaan," kata Misbakhun dalam rapat kerja Komisi XI bersama Menteri Keuangan dan jajarannya di Gedung Parlemen Senayan, Rabu (18/1/2017).

Misbakhun mencontohkan terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) No. 8/2016 tentang langkah penghematan Belanja Kementerian/Lembaga dalam APBN-P 2016. Ternyata, tidak menimbulkan kontraksi serius.

Pasalnya, terdapat penerimaan dari sektor lain."Realisasi 2016, semua asumsi yang kita takutkan, yakni stagnasi sekuler ternyata membawa dampak serius kepada penerimaan perpajakan kita," ujarnya.

Misbakhun mengakui adanya penyusutan di sejumlah sektor yang dirasakan sangat berat. Bahkan, ekspor impor bernilai negatif atau minus.

Dirinya juga menyebut beberapa sektor seperti, pertambangan, konstruksi, perumahan, industri juga mengalami penurunan.

Oleh karena itu, di tahun 2017  Misbakhun berharap, semua pihak serius menghadapi kesinambungan, kelanjutan dalam  mengelola penerimaan.

"Kita bisa lihat dari penerimaan pajak ada penurunan, sementara tax amnesty tinggal 3 bulan. Situasi demikian, kita ingin bu Menkeu mengawal hasil tax amnesty. Bagaimana tax amnesty mempunyai dampak terhadap penerimaan di 2017," harap Misbakhun.

"Strategi ini harus dirumuskan bersama, agar ada pnerimaan pajak secara langsung," ujar dia.

Ditegaskan kembali seraya mewanti-wanti,tentang proyeksi pertumbuhan Bank Dunia dan IMF yang selalu melakukan koreksi pada tahun ini.

"Dan ketika perubahan terjadi, saya ingin tau apa strategi Bu Menkeu," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved