Akhir Pekan, Saham Telkom Mulai Merangkak Naik
Pergerakan saham PT Telekomunikasi Indonesia mulai merangkak naik, setelah beberapa hari ke belakang mengalami penurunan
VP Corporate Communication Telkom Arif Prabowo menyatakan, operator pelat merah ini adalah saham big cap paling likuid di bursa lokal, sehingga sekiranya investor asing ingin mengurangi exposure-nya terhadap market Indonesia, paling mudah menjual TLKM, karena bisa cepat terjual dalam jumlah besar.
Ditambahkannya, pelemahan nilai tukar Rupiah dalam 2 minggu terakhir juga memberikan tekanan lebih tinggi, mengingat sebagian besar foreign investor berbasis di Amerika Serikat. Dalam catatan, pada 28 September nilai tukar dolar AS menembus Rp 13.500.
“Di semester I 2017, saham Telkom tumbuh cukup baik mencapai 20 persen year to date Juni, di antaranya didorong oleh kenaikan dividen menjadi 70 persen di awal tahun serta kinerja di kuartal I dan kuartal kedua yang sangat baik. Sehingga valuasi Telkom saat ini cukup tinggi, dengan PE Ratio sekitar 20x dan EV/Ebitda sekitar 7.5x.,” tukasnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pembukaan-ihsg-usai-libur-lebaran_20170703_160502.jpg)