The Fed Naikkan Suku Bunga, Rupiah Melemah ke Level Rp 13.763 per dolar AS
Dari dalam negeri, Bank Indonesia tetap mempertahankan suku bunga 7D-RR di level 4,25 persen.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Syahrizal Sidik
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Gerak nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat menjelang akhir pekan ini, Jumat (23/3/2018) dibuka melemah ke level Rp 13.763 per dolar AS.
Sebelumnya, posisi rupiah dalam catatan Bloomberg, rupiah berada di level Rp 13.755 per dolar AS.
Analis Senior Binaartha Parama Sekuritas Reza Priyambada mengungkapkan, pergerakan dolar AS yang kembali melemah meski telah mendapat sentimen dari kenaikan suku bunga The Fed memberikan harapan positif pada laju Rupiah.
Dari dalam negeri, Bank Indonesia tetap mempertahankan suku bunga 7D-RR di level 4,25 persen.
“Rupiah diestimasikan akan bergerak dengan kisaran pada kisaran support Rp 13.755 dan resisten Rp 13.740 per dolar AS,” kata Reza.
Baca: Ada Cacing dalam Kaleng Sarden Ikan Makarel, Begini Tanggapan BPOM
Baca: Cawapres untuk Jokowi Akan Datang dari Kader Partai Golkar
Pelaku pasar, kata Reza cenderung kembali melepas dolar AS setelah melihat langkah The Fed yang menaikan suku bunganya tidak terlalu agresif seperti yang diperkirakan sebelumnya di mana hanya menaikan 25 bps serta hanya menargetkan dua kali lagi kenaikan.
Reza memprediksi, pergerakan Rupiah mampu menguat memanfaatkan kondisi pelemahan dolar AS. Diharapkan kondisi ini, kata dia masih dapat bertahan untuk membuka peluang kenaikan kembali di tengah pergerakan rupiah yang masih cenderung sideways.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20140103_223858_jual-dolar-as.jpg)