Pemerintah Turunkan Tarif Batas Atas Tiket Pesawat, Pendapatan AirAsia Malah Melesat Naik 58 Persen

Saat ini lebih dari 50 persen rute yang diterbangi AirAsia merupakan penerbangan internasional.

Pemerintah Turunkan Tarif Batas Atas Tiket Pesawat, Pendapatan AirAsia Malah Melesat Naik 58 Persen
TRIBUNNEWS/REYNAS
Direktur Utama AirAsia Indonesia Dendy Kurniawan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP) mengklaim efisiensi yang dilakukan manajemen menunjukkan hasil positif. Terlebih, strategi yang diterapkan manajemen saat pemerintah menerbitkan kebijakan penurunan Tarif Batas Atas (TBA).

Direktur Utama AirAsia Indonesia Dendy Kurniawan di paparan publik usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan di Jakarta, Senin (24/6/2019), menjelaskan TBA membuat pendapatan maskapainya naik hingga 58 persen menjadi Rp 1,33 triliun pada kuartal I-2019 jika dibanding pendapatan yang diraih di periode sama di 2018 sebesar Rp 843 miliar.

“Kuartal I-2019 kami mengalami banyak perubahan yang mengarah pada improvement. Kami tetap mempertahankan kebijakan tiket pesawat mudah dijangkau masyarkaat," kata Dendy.

Menurut data yang dipublikasikan, rata-rata harga tiket AirAsia pada kuartal I-2019 turun 3 persen, tingkat utilisasi pesawat dalam satu hari 12,2 jam per pesawat per hari. 

Baca: Kemenhub Kaji Penerapan Moda Transportasi Baru untuk Perkotaan, O-Bahn

AirAsia, sebut Dendy, kini fokus ke penerbangan internasional. Saat ini lebih dari 50 persen rute yang diterbangi merupakan penerbangan internasional.

"Rute domestik belum banyak. Dapat dilihat dari data jumlah penumpang mayoritas internasional," tambah Dendy. 

Baca: Makin Dingin, Suhu Udara di Dataran Tinggi Dieng Kini Mencapai Minus 11 Derajat Celsius

Laporan keuangan perseroan mencatat pada kuartal I-2019 AirAsia masih tercatat membukukan rugi bersih senilai Rp 93,79 miliar.

Jumlah tersebut turun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 218,67 miliar. Demi mendukung penerbangan domestik, AirAsia mengoperasikan tambahan lima rute anyar mulai 1 Agustus 2019.

Baca: Polisi Sebut Perempuan yang Jatuh dari Lantai 8 Hotel GTM Balikpapan Bukan Bunuh Diri, Ini Ulasannya

Kelima rute pulang pergi domestik yang akan dilayani oleh maskapai AirAsia Indonesia (kode penerbangan QZ) ini adalah Jakarta - Lombok (frekuensi 11x seminggu), Bali - Lombok (7x seminggu).

Kemudian Yogyakarta Kulon Progo - Lombok (3x seminggu), Bali - Labuan Bajo (7x seminggu) serta Surabaya - Kertajati (3x seminggu).

"Ekspansi jaringan penerbangan AirAsia di tanah air merupakan bagian dari komitmen maskapai untuk terus mendukung pariwisata dan ekonomi melalui konektivitas antar destinasi dalam negeri," kata Dendy.

Dalam rangka merayakan peluncuran rute-rute baru tersebut, AirAsia menawarkan promo harga spesial antara lain: untuk Jakarta - Lombok mulai Rp635.000, Bali - Lombok mulai Rp243.000 dan Surabaya - Kertajati mulai Rp626.000.

Pemesanan dapat dilakukan melalui airasia.com atau aplikasi AirAsia mulai hari ini hingga 30 Juni 2019, untuk terbang mulai 1 Agustus sampai 26 Oktober 2019.

Tiket penerbangan domestik AirAsia sudah termasuk bagasi gratis 15kg.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved