Sabtu, 30 Mei 2026

Gencarnya Perjanjian Internasional Dongkrak Neraca Perdagangan

Faktor perekomian global yang tengah melambat karena momok perang dagang diakui menyulitkan langkah ekspor.

Tayang:
Editor: Sanusi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta 

Di samping itu, harga beberapa komoditas utama ekspor Indonesia, seperti minyak ketel, bijih tembaga, dan minyak kelapa sawit, juga mengalami penurunan.

“Upaya menggenjot ekspor akan menghadapi tantangan luar biasa karena banyak negara tujuan ekspor utama mengalami perlambatan ekonomi,” terang Suhariyanto, Senin (24/6).

Karena itu, neraca dagang sepanjang Januari-Mei 2019 masih mencatatkan defisit sebesar US$2,14 miliar. Defisit itu terutama disebabkan oleh defisit migas sebesar US$3,74 miliar. Sementara nonmigas masih mencatatkan surp;is US$1,6 miliar.

Namun, defisit neraca dagang itu lebih baik daripada defisit neraca dagang periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai US$2,86 miliar.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved