Manager Fest 2026 Soroti Kesiapan SDM Topang Pertumbuhan Bisnis Perusahaan
bisnis akan tumbuh berkelanjutan jika organisasi mampu mengembangkan talenta sekaligus memperkuat sistem yang mendukung cara kerja mereka.
Ringkasan Berita:
- Pertumbuhan bisnis perlu berjalan seimbang dengan kesiapan organisasi, sistem kerja dan kapabilitas talenta (sumber daya manusia) di dalamnya.
- Bisnis akan tumbuh berkelanjutan jika organisasi mampu mengembangkan talenta sekaligus memperkuat sistem yang mendukung cara kerja mereka.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Sejumlah profesional, manager dan business leader lintas sektor industri saling bertukar perspektif tentang masa depan dunia kerja di ajang Manager Fest 2026 yang diselenggarakan di Jakarta, 26 Mei 2026.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Minutes of Manager, mengangkat tema “From Uncertainty to Agency: Shaping The Shift" yang mengajak para manager mengambil peran aktif dalam membentuk arah perubahan di dalam tim dan organisasi.
KTM Solutions, salah satu partisipan di Manager Fest 2026 menyoroti tentang scaling yang bukan hanya tentang mengejar momentum bisnis, peningkatan revenuel atau ekspansi pasar pada sesi bertajuk Growth Insight Series: “Shaping Growth at Scale: When Business and People Grow Together.”
Baca juga: RI-Prancis Bentuk Dewan Bisnis, Target Dagang Naik 3 Kali Lipat
Diskusi dipandu Sheeren Yolanda, Innovation & Talent Science Director KTM Solutions ini membahas pentingnya keseimbangan antara business growth dan people growth. Bagaimana pertumbuhan bisnis perlu berjalan seimbang dengan kesiapan organisasi, sistem kerja dan kapabilitas talenta di dalamnya.
Commercial Director KTM Solutions Anton Hendrianto mengatakan, bisnis akan tumbuh berkelanjutan jika organisasi mampu mengembangkan talenta sekaligus memperkuat sistem yang mendukung cara kerja mereka.
Disebutkan, pertumbuhan perusahaan yang sehat membutuhkan struktur, sistem, dan talenta yang mampu mengikuti laju bisnis. Tanpa kesiapan tersebut, organisasi berisiko menghadapi berbagai tantangan, mulai dari leadership bottleneck, proses kerja yang tidak lagi scalable, hingga kesenjangan antara strategi dan eksekusi.
“Pertumbuhan bisnis yang cepat tentu menjadi peluang besar bagi organisasi. Namun, setiap fase pertumbuhan membutuhkan kesiapan manusia, sistem, dan cara kerja yang berbeda. Apa yang berhasil di fase awal belum tentu relevan ketika organisasi mulai berkembang lebih besar," ujar Anton Hendrianto, Commercial Director KTM Solutions.
"Di sinilah leadership, talent development, dan sistem organisasi perlu terus disesuaikan agar pertumbuhan dapat berjalan lebih sehat dan berkelanjutan,” imbuhnya.
Baca juga: Pelatih Bisnis Semakin Dibutuhkan Agar Perusahaan Tumbuh Konsisten dan Menguntungkan
Sesi ini juga menghadirkan Ongki Kurniawan, Co-Founder & CEO Skor Technologies (Skorlife), yang membagikan perspektif mengenai realitas pertumbuhan bisnis di lapangan, termasuk tekanan pasar, kompetisi, dan keputusan pragmatis yang sering kali harus diambil perusahaan saat berada dalam fase scaling.
Melalui sesi tersebut, para pemimpin bisnis, HR dan manajer memahami bahwa Organization Development dan Talent Development perlu menjadi bagian dari strategi bisnis, bukan sekadar fungsi pendukung HR. Keduanya memiliki peran penting dalam memastikan pertumbuhan organisasi tidak hanya berhenti pada pencapaian jangka pendek, tetapi juga mampu menciptakan keberlanjutan dalam jangka panjang.
Organisasi didorong untuk mengambil keputusan berbasis insight, mengembangkan kapabilitas talenta, dan membangun sistem kerja yang lebih siap menghadapi perubahan.
Selain itu, semakin banyak organisasi dan pemimpin dapat melihat pertumbuhan secara lebih utuh. Tidak hanya dari sisi pencapaian bisnis, tetapi juga dari kesiapan manusia, sistem, dan budaya kerja yang menopangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KTM-pelaku-bisnis.jpg)