Kementrian Perindustrian Libatkan Lembaga Pendidikan Singapura Tngkatkan Kompetensi Guru SMK

Pelatihan ini diharapkan dapat membekali pemimpin dan manajemen pendidikan kejuruan di Indonesia

Kementrian Perindustrian Libatkan Lembaga Pendidikan Singapura Tngkatkan Kompetensi Guru SMK
TRIBUNNEWS/HARI DARMAWAN
Kementerian Perindustrian menjalin kerja sama dengan Institut Pendidikan Teknis (ITE) Singapura untuk meningkatkan kompetensi guru produktif di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Perindustrian menjalin kerja sama dengan Institut Pendidikan Teknis (ITE) Singapura untuk meningkatkan kompetensi guru produktif di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia.

Kerjasama ini merupakan sebuah langkah terintegrasi dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang siap kerja dan kompetitif.

“Kompetensi SDM menjadi faktor utama dalam mendorong kinerja industri, yang akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Eko S.A. Cahyanto (30/07/2019).

Mengacu pada arahan Presiden Joko Widodo untuk merevitalisasi pendidikan kejuruan nasional, Kemenperin perlu berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat dan mengembangkan pendidikan vokasi. Hal ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing sesuai kebutuhan industri saat ini terutama dalam kesiapan memasuki era industri 4.0.

Baca: Budi Gunawan Mulai Geser Peran Politik Luhut Pandjaitan Jelang Paruh II Pemerintahan Jokowi

Eko menyatakan program ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi para pemimpin dan guru sekolah menengah kejuruan, yang selanjutnya dapat meningkatkan kemampuan profesional Technical and vocational Education and Traning (TVET) di Indonesia.

Baca: Bripka Rachmat Kirim Pesan Whatsapp Sebelum Tewas Ditembak Rekan Kerjanya Sesama Polisi

Pelatihan ini terdiri dari beberapa fase. Fase pertama merupakan program Leaders Training Workshop (LTW) yang merupakan untuk 25 orang yang meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan manajemen sekolah.

Baca: Bikin Heboh Sampang! Robi yang Disebut-sebut Hidup Lagi, Kuburannya Kini Ditutup Warga

Fase kedua program Tchnical Skill Upgrading Program (TSUP) untuk 50 orang guru produktif kejuruan di bidang Otomasi Industri dan Teknik Elektro. Fase

ketiga program TSUP untuk 24 orang guru produktif kejuruan di bidang Teknik Mesin.

Dalam hal ni Kementrian Perindustrian bekerja sama dengan Temasek Foundation dan sebuah lembaga Layanan penididikan ITE yaitu ITEES Singapura , kerja sama ini menckakup pembiayaan dan pelatihan selama di Singapura.

Pelatihan ini diharapkan dapat membekali pemimpin dan manajemen pendidikan kejuruan di Indonesia, khususnya Kepala Sekolah dan Kepala Bidang Kejuruan dengan pengetahuan dan keterampilan untuk meningkatkan keunggulan akademik di lembaga masing-masing.

Penulis: Hari Darmawan
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved