Jokowi Bakal Bangun 2.500 Km Jalan Tol pada Periode II, Berapa Investasi yang Dibutuhkan?

Pemerintah akan membangun jalan tol baru sepanjang 2.500 kilometer dalam lima tahun mendatang.

Jokowi Bakal Bangun 2.500 Km Jalan Tol pada Periode II, Berapa Investasi yang Dibutuhkan?
TRIBUNNEWS/RIA ANASTASIA
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ria Anatasia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah akan membangun jalan tol baru sepanjang 2.500 kilometer dalam lima tahun mendatang.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dalam forum CEO Update Kompas100 bertajuk 'Masa Depan Jalan Tol Indonesia' di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI).

"2020-2024 selain pengembangan SDM, kita bangun jalan tol, tidak kurang dari 2.500 Km," kata Basuki pada Jumat (27/9/2019).

Dia menjelaskan, untuk membangun 2.500 Km jalan tol itu, dibutuhkan dana di kisaran Rp275-375 triliun. Perkiraan angka investaai itu berdasarkan hitungan biaya jalan tol sebesar Rp110-150 miliar per kilometer untuk tol biasa (at grade) dan Rp300 miliar per kilometer untuk tol layang (elevated).

Baca: Peneliti LIPI Nilai Jokowi Terlambat Sikapi Penolakan Publik Terhadap UU KPK Hasil Revisi

Baca: Kendari, Kota Indah di Teluk Kendari yang Dulu jadi Tempat Singgah Pelaut Eropa dan Nusantara

"Kalau tol at grade sekitar Rp110-150 miliar per Km, elevated sekitar Rp300 miliar per Km. Jadi harus pake range antara Rp275-375 triliun," jelasnya.

Dia melanjutkan, pembiayaan dari APBN terbatas, sehingga swasta didorong untuk ikut berinvestasi melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

"Lewat forum ini saya ingin share dan beri tantang ke asosiasi emiten agar pasar modal dapat beri kontribusi terhadap pengembangan jalan tol lima tahun ke depan. Perusahaan sekuritas juga produknya bisa berkontribusi dari kebutuhan modal investor," kata Basuki.

Tahun depan, pemerintah akan membangun ruas tol Sumatera yang menhubungkan Aceh-Bakauheni. Selain itu, proyek trans Jawa diteruskan hingga Banyuwangi, Jawa Timur dan pekerjaan ruas tol di wilayah Jabodetabek yang diperkirakan mencapai 300 kilometer.

"Misalnya Trans Sumatera sudah 2000 Km. Belum nanti tol JORR II tahun ini paling sampai Balaraja, tapi nanti Jagorawi, Cibitung sampai pelabuhan tahun depan dan seterusnya. Kemudian Palembang-Betung, nanti belum Pekanbaru-Dumai, Aceh-Sigli itu juga jalan lebih cepat," pungkasnya.

Penulis: Ria anatasia
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved