Selasa, 7 April 2026

Virus Corona

64 Rumah Sakit BUMN Sosialisasi Penyebaran Virus Corona

penyebaran virus ini begitu cepat dan perlu mengambil langkah dengan tetap berhati-hati dan selalu siaga dalam menghadapi kemungkinan

Penulis: Ria anatasia
Editor: Sanusi
TRIBUN/HO
Karyawan WIKA Group berpartisipasi di acara donor darah yang digelar oleh WEGE bersama sister company di Jakarta, Rabu (5/2/2020). Antusias yang tinggi peserta donor darah tak hanya datang dari karyawan WIKA Group, tapi juga masyarakat umum, terbukti jumlah kantong darah yang berhasil dikumpulkan kali ini sebanyak 152 kantong. Disela kegiatan donor darah tersebut juga diselenggarakan pula penyuluhan mengenai virus Corona serta pencegahannya yang disampaikan langsung oleh dr. poudra Agusta. TRIBUNNEWS/HO 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebanyak 64 rumah sakit Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menggelar sosialisasi mengenai infeksi Virus Corona di seluruh rumah sakit BUMN yang ada di seluruh Indonesia untuk membangun pemahaman dan kesadaran tentang penyebaran virus tersebut.

Direkur Utama Rumah Sakit Pertamina Pusat, Fathema Djan Rachmat menjelaskan penyebaran virus Corona ini hanya bisa dicegah dengan membangun kesadaran dan kerjasama semua instansi terkait dengan rumah sakit terutama rumah sakit rujukan yang telah ditunjuk pemerintah.

“Pemahaman dan kerjasama harus dilakukan oleh semua pihak terkait dan 64 rumah sakit BUMN harus berperan aktif dalam pencegahan penyebaran infeksi Novel Coronavirus di Indonesia,” kata Fathema dalam keterangannya, Kamis (6/2/2020).

Baca: Ketika Prabowo Subianto Tak Melanjutkan Sapaannya untuk Anies Baswedan

Baca: Prabowo Subianto: Wartawan, Kita Sekarang Friend

Fathema menambahkan penyebaran virus ini begitu cepat dan perlu mengambil langkah dengan tetap berhati-hati dan selalu siaga dalam menghadapi kemungkinan yang ada.

Rumah Sakit BUMN yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, diimbau untuk melakukan kordinasi dengan pihak Kemenkes dan Dinas Kesehatan dari tingkat daerah hingga pusat dan tiga rumah sakit yang menjadi rujukan secara nasional, yaitu RSPAD Gatot Subroto, RS Persahabatan & RSPI Sulianti Saroso

Dalam sosialisasi tersebut, pengetahuan tentang standar penanganan dan identifikasi sumber infeksi, juga digelar peragaaan penggunaan APD - Alat Pelindung Diri yang harus digunakan oleh tenaga kesehatan di rumah sakit oleh Tim PPI RS Pusat Pertamina.

Direktur P2PML Kementerian Kesehatan RI, Wiendra Waworuntu Mkes mengingatkan atas pentingnya edukasi terhadap pasien, keluarga, dan masyarakat sehingga dapat meredam berita hoax yang beredar di masyarakat.

Sementara Robert Shinto dari RS Pelni & Divisi Penyakit Tropik dan Infeksi Departemen Ilmu Penyakit Dalam RS Cipto Mangunkusumo, FK Universitas Indonesia memaparkan tentang update situasi terkini, identifikasi kasus yang terjadi dan cara-cara pencegahan yang dapat dilakukan oleh para tenaga kesehatan.

Kepala KKP I Soekarno Hatta, Anas Ma’ruf, menyampaikan berbagai langkah serta skrining yang diilakukan di Bandar Udara untuk menyikapi perkembangan case infeksi Novel Corona Virus (2019-NCov).

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir meminta RS BUMN harus cepat tanggap dalam mencegah masuknya virus tersebut masuk ke Indonesia.

Langkah kesiapsiagaan tersebut dibuktikan dengan membentuk tim gerak cepat identifikasi dan pencegahan penyebaran virus Corona di seluruh Indonesia.

Sebagaimana diketahui, wabah Virus yang berasal dari Tiongkok ini telah menyebar ke 27 negara di dunia, dan telah menjadi perhatian WHO dan Kementerian Kesehatan seluruh negara.

Saat ini telah ada 20.626 orang yang positif terinfeksi dengan korban sebanyak 462 jiwa. Angka kematian ini memang masih di bawah angka kematian akibat MERS dan SARS, namun kecenderungannya angka ini akan bertambah, sehingga harus diantisipasi oleh semua pihak.

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved