Ketika Menhub Budi Karya Nyeruput Kopi Jago, Startup Kopi Keliling Kekinian
Menu kopi Jago ditawarkan dengan harga Rp 18.000 per cup agar terjangkau bagi masyarakat pecinta kopi.
Editor:
Choirul Arifin
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bisnis startup minuman kekinian tak pernah henti-hentinya muncul ke permukaan. Merintis dari nol, tak sedikit yang sukses menjadi besar dengan puluhan bahkan ratusan outlet.
Satu lagi startup minuman kekinian yang kini muncul. Dia adalah Kopi Jago. Startup ini mengusung konsep unik, gerai mini kopi yang menawarkan minuman dengan cara keliling menggunakan sepeda listrik roda tiga yang didesain unik dan menarik.
Jauh dari kesan jorok.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sempat menikmati dengan menyeruput salah satu sajian menu Kopi Jago ini dengan mencoba secangkir kopi jenis Flores Manggarai yang disajikan salah seorang barista jagopreneur.
Budi menyatakan hal itu dia lakukan sebagai wujud dukuangannya pada upaya pengembangan usaha rintisan (startup) yang banyak bermunculan termasuk di Indonesia.
Dukungan Budi Karya disampaikan saat menerima CEO Kopi Jago, Yoshua Tanu di kantornya di Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta.
Dalam pertemuan yang berlangsung Selasa (25/2/2020) lalu itu, Menhub menyatakan bisnis kopi Jago sejalan dengan rencana pemerintah untuk mendorong usaha kecil dan menengah (UMKM), khususnya pedagang keliling.
“Kita mendorong pedagang keliling untuk dapat menjajakan dagangannya dengan menggunakan sepeda listrik,” kata Menteri Budi Karya.

Menteri Budi juga sempat melihat sepeda listrik yang digunakan Jago, untuk menjajakan dagangannya.
Sebelumnya, dalam FGD internal Kemenhub Jumat (21/2/2020 lalu), Budi Karya mendorong penggunaan sepeda listrik. Antara lain buat pedagang kopi keliling.
Sebagai langkah awal dari inisiasi tersebut, Menhub menyerukan kepada pembuat kebijakan, untuk dapat menyiapkan panduan terkait kendaraan listrik pribadi.
Panduan penyusunan kebijakan itu, kemudian akan diserahkan ke Pemerintah Daerah untuk diterapkan. Setelah aturan selesai, diharapkan Pemerintah Daerah melalui koperasi dapat menyewakan sepeda listrik tersebut kepada para pedagang keliling untuk berjualan.
Baca: Rasakan Jatuh-bangun Rintis Bisnis Bersama, Sejoli Ini Kini Miliki 25 Outlet Story Tea
Sejalan dengan pembahasan tersebut, Kemenhub mendukung bisnis kopi Jago dengan menyediakan charging station yang saat ini sedang digodok pemerintah.
Baca: Kisah Rahmat, Membangun Usaha Bakmi Medan dari Kamar Kos-kosan 2x2 Meter
Yoshua Tanu mengaku sangat mengapresiasi dukungan Menhub karena keberadaan charging station akan sangat membantu kelangsungan UMKM ini.
“Saat ini charging station kami hanya berada di daerah Kuningan. Dengan cuma di satu titik itu, jarak tempuh yang bisa dijangkau Jago Cart baru berkisar di radius 5 km,” ujarnya.