Breaking News:

Virus Corona

Kemenhub Siapkan Langkah Pencegahan Virus Corona di Kawasan Pelabuhan

Dirjen Perhubungan Laut telah menginstruksikan kepada seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT untuk aktif dan responsif.

KOMPAS.com/Reska K. Nistanto
Pelabuhan Merak di Serang, Banten. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Perhubungan menyiapkan sejumlah langkah antisipatif penyebaran virus Corona (covid-19) di wilayah pelabhhan Indonesia.

Itu menyusul Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor SE 8 Tahun 2020 tentang Langkah Siaga Hadapi Penyebaran Virus Corona di Wilayah Pelabuhan Indonesia.

Dirjen Perhubungan Laut telah menginst

Baca: Belum Punya Model Baru, Mitsubishi Masih Tawarkan L300 untuk Moda Angkutan Barang

ruksikan kepada seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT untuk aktif dan responsif.

“Dirjen Perhubungan Laut telah menginstruksikan para Kepala UPT di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut untuk segera mengoptimalkan performa kerja Tim Terpadu Penanganan Virus Penyakit Pneumonia Berat,” ujar Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Ahmad di Jakarta, Jumat (6/3/2020).

Menurutnya, pembentukan Tim Terpadu Penanganan Virus Penyakit Pneumonia Berat ini dapat saling bersinergi sehingga dapat mengantisipasi penyebaran virus corona di wilayah pelabuhan Indonesia sejak dini.

Baca: Lebih Dekat dengan Fighter FN61FL HD 6x2, Andalan Baru KTB di Truk Kargo dan Logistik

Tim Terpadu ini terdiri dari Kepala UPT Ditjen Hubla, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Balai Karantina, Bea dan Cukai, Imigrasi, Penyelenggara atau Operator Pelabuhan dan Instansi Pemerintah lainnya. 

Ahmad mengatakan bahwa para Kepala UPT juga diwajibkan untuk melaporkan adanya potensi dan gejala masuknya penyebaran virus corona dari laut dan hasil kerja Tim Gabungan Terpadu Penanganan Virus Penyakit Pneumonia Berat (Corona Virus) per kesempatan pertama.

“Kepala UPT juga harus memastikan pengidentifikasian yang dibutuhkan terhadap kedatangan semua kapal yang melayani pelayaran baik langsung maupun transit dari luar negeri, khususnya dari negara yang terinfeksi virus corona,” katanya.

Di wilayah pelabuhan kini tersedia standar pelayanan ruang isolasi, hand sanitizer di terminal kedatangan internasional dan alat pemeriksaan suhu tubuh.
--

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved