Breaking News:

Smart Finance Raih Pendanaan Rp225 Miliar dari Dua Bank

Kendati masih punya keyakinan tinggi namun pada 2020 perseroan hanya memasang target peningkatan pembiayaan pada angka konservatif sebesar 7%

net
Ilustrasi laporan keuangan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Smart Finance mendapatkan kucuran kredit modal kerja dari dua bank secara bersamaan yaitu PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) serta Bank Sahabat Sampoerna, masing-masing sebesar Rp 175 miliar dan Rp 50 miliar.

Penandatangan akad kredit kedua bank itu digelar pada 10 Maret 2020. 

Direktur Bisnis Smart Finance Jackson Lim mengatakan, komitmen kredit tersebut diberikan dengan tenor empat tahun dan dapat dicairkan dalam waktu 12 bulan.

Pada Januari lalu, Smart Finance juga mendapatkan gelontoran dana Rp 100 miliar dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI). Dengan begitu sudah ada tiga komitmen baru yang didapat perusahaan ini sepanjang 2020.

Baca: Presiden Jokowi Sebut Seluruh Pasar Keuangan Dunia Panik Akibat Corona

Baca: Soal Penanganan Wabah Corona, Presiden Mengaku Tak Ingin Ciptakan Kepanikan

Jackson mengatakan, kucuran dana dari tiga bank tersebut akan difokuskan untuk pemenuhan kebutuhan pembiayaan modal kerja segmen Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta kredit multi guna di wilayah Indonesia timur, seperti Papua, Sorong, Irian Jaya, Sulawesi, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Kalimantan. Selain itu, Sumatera (Lampung, Jambi, dan Pekanbaru), Jawa Timur, serta DKI Jakarta.

Smart Finance optimistis dana sebesar itu akan terserap habis untuk memenuhi berbagai kebutuhan modal kerja maupun multiguna. Sebab, potensi pembiayaan khususnya sektor UMKM di sana terbilang masih cukup tinggi.

“Untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat seperti kepemilikan rumah, pernikahan, sekolah, serta konsumtif lainnya, kami menawarkan produk unggulan kredit multi guna, yaitu Multi Purpose Finance dengan agunan BPKB mobil dan motor,” kata Jackson dalam keterangan resminya, Jumat (13/3).

Sebelumnya, kata Jackson, pihaknya juga telah bekerjasama dengan banyak bank seperti Bank BRI, Bank Mega Syariah, Bank Ina, Bank BTPN, Bank BJB dan beberapa bank lainnya.

Kendati masih punya keyakinan tinggi namun pada 2020 perseroan hanya memasang target peningkatan pembiayaan pada angka konservatif sebesar 7% atau sebesar Rp 800 miliar. Mengingat, banyak tantangan yang memicu perlambatan ekonomi termasuk isu terbaru, kian masifnya penyebaran virus corona di tanah air.

Selain kredit modal kerja dan multi guna, selama ini Smart Finance fokus pada pembiayaan otomotif roda empat maupun roda dua. 

Halaman
12
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved