KAI Akan Tambah Rangkaian Kereta Tanah Abang-Rangkasbitung Jadi 12 Gerbong
KAI akan menambah daya listrik aliran atas (LAA) di jalur kereta api Commuter Line relasi Stasiun Tanah Abang-Rangkasbitung.
Ringkasan Berita:
- PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero akan menambah daya listrik aliran atas (LAA) di jalur kereta api Commuter Line relasi Stasiun Tanah Abang-Rangkasbitung.
- Dengan penambahan daya di LAA, rangkaian kereta KRL Commuter Line bisa ditambah dari saat ini 8 dan 10 kereta menjadi 12 kereta.
- Lonjakan penumpang KRL terjadi setiap tahun di jalur ini membuat kereta penuh sesak pada pagi dan sore serta petang hari.
TRIBUNNEWS.COM JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero akan menambah daya listrik aliran atas (LAA) di jalur kereta api Commuter Line relasi Stasiun Tanah Abang-Rangkasbitung.
Dengan penambahan daya di LAA, rangkaian kereta KRL Commuter Line bisa ditambah dari saat ini 8 dan 10 kereta menjadi 12 kereta.
Penambahan daya LAA di relasi Tanah Abang-Rangkasbitung sangat mendesak karena lonjakan volume penumpang di jalur ini setiap tahunnya.
Hal itu membuat volume penumpang setiap jam berangkat kerja pada pagi dan jam pulang kerja pada sore dan petang hari sangat berdesakan.
Berdasar data pada 2022, sebanyak 43.317.716 penumpang naik KRL Commuter Line di relasi Tanah Abang-Rangkasbitung.
Angka ini kemudian meningkat menjadi 62.085.471 penumpang di 2023, lalu 69.999.362 pelanggan pada 2024, dan kembali naik menjadi 77.552.716 penumpang di 2025.
Lonjakan luar biasa terjadi di kuartal I 2026 di mana pada Januari hingga Maret 2026saja, jumlah penumpang KRL telah mencapai 20.197.205 pelanggan.
"Pertumbuhan ini menggambarkan bagaimana lintas Rangkasbitung berkembang sebagai jalur penting dalam mendukung mobilitas masyarakat di kawasan penyangga Jakarta yang terus meluas dan berkembang," kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan resmi yang diterima, Minggu (12/4/2026).
Kata Anne, saat ini progres terhadap elektrifikasi lintas Tanah Abang-Rangkasbitung ini sudah mencapai lebih dari 70 kilometer dengan jalur ganda.
Dengan adanya penguatan daya listrik tersebut memungkinkan layanan KRL lintas Rangkasbitung bisa mengoperasikan rangkaian hingga 12 kereta (SF 12), meningkat dari sebelumnya yang hanya 8 hingga 10 kereta dalam satu rangkaian.
Sehingga kata dia, kapasitas angkut KRL di tiap perjalanannya menjadi lebih besar, sehingga terasa lebih nyaman bagi para pelanggan.
"Elektrifikasi lintas Tanah Abang–Rangkasbitung saat ini telah mencapai 72,769 km track dengan jalur ganda. Pengembangan ini berjalan bersama DJKA Kementerian Perhubungan, termasuk peningkatan prasarana dan kecepatan perjalanan KRL," ujar Anne.
Sementara itu, selain mengangkut untuk keperluan mobilitas masyarakat, lintas Rangkasbitung-Merak itu juga kata Anne, menghadirkan layanan Kereta Petani Pedagang yang pada Triwulan I 2026 telah melayani 11.349 pengguna.
Layanan ini menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha kecil yang membawa hasil pertanian untuk dijual.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Stasiun-Tanah-Abang-Usai-di-Renovasi_20251017_213322.jpg)