Gejolak Rupiah

Rupiah Diprediksi Bergerak di Kisaran Rp 16.350 hingga Rp 16.600 per Dolar AS

nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berpotensi bergerak di kisaran Rp 16.350 hingga Rp 16.600 per dolar AS.

Tribunnews/JEPRIMA
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Riset PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berpotensi bergerak di kisaran Rp 16.350 hingga Rp 16.600 per dolar AS.

Ariston menjelaskan, pergerakan rupiah masih bisa tertekan hari ini karena virus corona atau Covid-19 dan dampak negatifnya ke perekonomian.

Sementara itu, Jumat (3/4/2020) pagi ini sebagian aset berisiko yaitu indeks saham Asia dibuka menguat mengikuti penguatan indeks saham AS.

Baca: Dinyatakan Sembuh, Dua Pasien Positif Covid-19 di Gianyar Bali Dipulangkan ke Rumahnya

Baca: Ini Langkah Pemerintah Jamin Ketersediaan Stok Gula Konsumsi Jelang Ramadan

"Ini karena prospek kenaikan harga minyak mentah dunia yang bisa mengangkat harga saham big cap perusahaan minyak," ujarnya di Jakarta, Jumat (3/4/2020).

Kendati demikian, menurutnya penguatan harga minyak harusnya sementara karena pasar masih dihadapkan pada kenyataan perlambatan ekonomi karena wabah Covid-19.

Ia menambahkan, penularan Covid-19 masih menunjukkan peningkatan di seluruh dunia kecuali China, banyak negara yang melakukan pembatasan pergerakan masyarakat yang memicu penurunan aktivitas ekonomi.

"AS kemarin malam melaporkan jumlah orang yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran mingguan meningkat tajam menembus rekor di angka 6,65 juta klaim. Padahal rata-rata hanya di kisaran 250 ribu klaim," pungkas Ariston.

Penulis: Yanuar Riezqi Yovanda
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved