Breaking News:

KAI Percepat Proses Pengembalian Uang Pembatalan Tiket Melalui KAI Access

KAI mempercepat pengembalian uang pembatalan tiket melalui aplikasi KAI Access menjadi tiga hari kerja sejak dilakukan pembatalan.

Penulis: Hari Darmawan
Editor: Sanusi
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Suasana Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, tampak sepi dari hari biasanya, Minggu (26/4/2020). PT KAI Daop 1 mulai Jumat (24/4/2020) kemarin tidak mengoperasikan kereta api jarak jauh hingga waktu yang belum ditentukan. Hal itu dilakukan seiring dengan kebijakan pemerintah yang melarang mudik di tengah pandemi virus corona (Covid-19) dengan tujuan menekan penyebaran virus tersebut lebih luas. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTAPT Kereta Api Indonesia (KAI) mempercepat pengembalian uang pembatalan tiket melalui aplikasi KAI Access menjadi tiga hari kerja sejak dilakukan pembatalan.

Sebelumnya dalam proses pengembalian uang pembatalan tiket melalui KAI Access, calon penumpang yang melakukan pembatalan akan dikembalikan uangnya paling lambat 45 hari sejak dilakukan pembatalan.

Vice President Public Relations KAI Joni Martinus, mengatakan ketentuan ini berlaku untuk pembatalan mulai 30 April hingga 4 Juni 2020, dan untuk keberangkatan KA masa angkutan lebaran 2020 mulai 14 Mei hingga 4 Juni 2020.

Baca: Misteri Mayat Pasutri di Rumah Bekasi: Diduga Suami Bunuh Istri Terlebih Dulu Sebelum Tewas

Calon penumpang KA saat check-in di Stasiun Jember.
Calon penumpang KA saat check-in di Stasiun Jember. (Surya/Sri Wahyunik)

"Layanan ini kami hadirkan, bertujuan agar calon penumpang beralih ke pembatalan secara online. Hal ini juga untuk mendukung physical distancing, dengan tidak bepergian ke stasiun," ucap Joni dalam keterangan resminya, Rabu (29/4/2020).

Joni menyebutkan, untuk melakukan pembatalan tiket secara online calon penumpang diharuskan mengunduh atau meng-update aplikasi KAI Access, menjadi versi terbaru terlebih dahulu.

"Pada saat registrasi, penumpang harus mendaftarkan nama dan nomor identitas yang sesuai dengan data pada tiket. Selanjutnya pada menu pembatalan, masukkan juga nomor rekening yang memiliki nama sesuai dengan nama penumpang pada tiket," ujar Joni.

Kemudian Joni juga mengungkapkan, total tiket yang sudah dibatalkan mulai 23 Maret hingga 29 April 2020 sebanyak 877.618 tiket, diantaranya 51 persen dibatalkan melalui aplikasi KAI Access dan sisanya dibatalkan secara offline di stasiun.

Baca: Mengapa Merokok Berbahaya Bagi Janin? Ini Penjelasan Nikotin Bisa Sebabkan Keguguran

"Selain itu untuk keberangkatan 14 Mei hingga 4 Juni 2020 masa angkutan lebaran 2020, sudah terdapat 554.672 tiket yang dibatalkan oleh penumpang," kata Joni.

Tetapi Joni juga mengatakan, masih terdapat 352.884 tiket yang belum dibatalkan oleh penumpang, atau 39 persen dari total keseluruhan tiket masa angkutan lebaran 2020 yang telah terjual.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved