Breaking News:

Menparekraf: Agen Travel Harus Transformasi ke Platform Digital untuk Antisipasi Lonjakan Wisatawan

Travel agent harus mempersiapkan diri transformasi ke platform digital menghadapi lonjakan wisatawan pasca pandemi Covid-19.

Instagram/tomsonsn
ILUSTRASI - Wisatawan bermain bersama gajah di Tangkahan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio menyatakan, era digital menjadi tantangan yang berat bagi agen travel secara umum.

Menurutnya, travel agent harus mempersiapkan diri transformasi ke platform digital menghadapi lonjakan wisatawan pasca pandemi Covid-19.

”Suka tidak suka mau tidak mau, era digital suatu keniscayaan, dan ini tantangan buat agen travel,” katanya dalam bincang bisnis Association of the Indonesia Tours and Travel Agencies (ASITA) yang disiarkan virtual, Sabtu (2/5/2020).

Wishnutama meyakini platform digital sangat dibutuhkan dalam ekosistem pariwisata yang mempertemukan buyer dan seller agen travel, akomodasi hingga atraksi.

Baca: Kisah Andreas Tertipu Sindikat Perdagangan Masker, Uang Rp 847 Juta Melayang

Ia mencontohkan bagaimana teknologi dan media digital memberi cara baru dalam rutinitas dan kehidupan yang akan menjadi ‘New Normal’. 

Terlebih, gaya hidup, mencari informasi, memperbandingkan antar produk, memesan paket wisata, dan berbagi informasi kini telah dilakukan secara digital.

Baca: Karena Ditolak Sang Istri Tinggal di Kediamannya, Napi Residivis Ini Bakar Rumah Mertua

“Pandemi ini akan membawa kita pada kondisi ‘New Normal’ bagaimana teknologi dan media digital membawa kita pada rutinitas dan cara hidup yang baru. Ini yang akan segera kita alami dalam industri pariwisata kita,” terangnya.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved