Breaking News:

Virus Corona

Holding Perkebunan Nusantara Terapkan Skenario New Normal Protokol Kesehatan Covid-19  

PTPN Holding membentuk task force untuk menyusun skenario The New Normal yang nantinya diterapkan di 18 anak perusahaan

Istimewa
Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara, Mohammad Abdul Ghani 

Laporan Wartawan Tribunnews Choirul Arifin 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Merespon surat edaran Menteri BUMN Erick Thohir Nomor: S-336/MBU/05/2020 tanggal 15 Mei 2020, Holding Perkebunan Nusantara kini menyiapkan skenario The New Normal di lingkungan BUMN-nya.

Sebagai langkah awal, PTPN Holding membentuk task force untuk menyusun skenario The New Normal yang nantinya diterapkan di 18 anak perusahaan perkebunan di beberapa wilayah Indonesia dengan tetap mengikuti kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di masing-masing daerah.

Baca: Kawanan Gajah Liar Mengamuk Rusak Kebun dan Rumah Warga di Bengkalis

“Penyusunan protokol The New Normal di lingkungan PTPN Group akan memerhatikan berbagai unsur menyeluruh baik pada aspek sumber daya manusia, cara kerja operasional perusahaan baik proses maupun teknologi, serta dampaknya bagi pelanggan, mitra, dan stakeholders lainnya," ujar Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara, Mohammad Abdul Ghani di Jakarta, Senin (18/5/2020).

Abdul Ghani menjelaskan, dengan penerapan skenario ini nantinya akan kami lakukan secara prudent dengan memperhatikan berbagai aspek tadi agar tetap memastikan keberlangsungan bisnis sejalan dengan protokol kesehatan.

Baca: Kasus Positif Covid-19 Capai 90 Ribu Kasus, India Perpanjang Lockdown Namun Mulai Relaksasi Ekonomi

Dia menjelaskan, manajemen Holding Perkebunan Nusantara selama ini mendukung upaya pemerintah dalam melakukan pencegahan penyebaran Covid-19, baik di lingkungan kerja kantor pusat maupun anak perusahaan yang tersebar di berbagai wilayah dengan menerapkan protokol kesehatan penanganan Covid-19 yang telah disosialisasikan ke karyawan termasuk pekerja kebun dan unit.

“Kami berharap pandemi Covid-19 dapat segera diatasi dan karyawan tetap konsisten dalam menjalankan protokol kesehatan sehingga dapat kembali beraktivitas dan memberikan kontribusi yang besar bagi perekonomian nasional,” jelas Ghani.

Direktur SDM Holding Perkebunan Nusantara Wing Antariksa menambahkan, seluruh perusahaan di lingkungan PTPN Group telah menyusun 6 protokol penanganan Covid-19 yang diterapkan pada periode awal merebaknya wabah Covid-19 di Indonesia, dengan proses sosialisasi dan penerapan yang terus dijaga secara konsisten.

Baca: Karena Wabah Virus Corona, Yuni Shara Harus Janjian Bertemu Krisdayanti

Keenam protokol penanganan Covid-19 adalah Protocol Preventif, Protocol Business Continuity, Protocol Curative, Protocol Media Handling, Protocol Support Logistics, dan Hotline Call Information Covid-19 Perkebunan Nusantara Group.

Selama pandemi Covid-19 ini, PTPN Group juga secara rutin memastikan kesehatan karyawan, melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan kantor, area perkebunan, dan pabrik, serta menjaga physical distancing dengan menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) secara bergantian oleh karyawan kantor.

Baca: Kebun Binatang di Kanada akan Kembalikan 2 Panda ke China karena Sulit Impor Bambu di Tengah Pandemi

Pihaknya juga menerapkan sistem pengawasan masuk satu pintu di area perkebunan dan pabrik, memastikan ketersediaan hand sanitizer yang dapat diakses setiap saat oleh karyawan, melakukan protokol penerimaan tamu yang berkunjung ke perusahaan, mengurangi tatap muka dengan pelanggan dan stakeholders via video conference.

“Kami berharap pandemi Covid-19 dapat segera diatasi dan karyawan siap menjalankan protokol sehingga dapat kembali beraktivitas dan memberikan kontribusi yang besar bagi perekonomian nasional,” kata  Abdul Ghani.

Penulis: Choirul Arifin
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved