Breaking News:

Virus Corona

Dianggap Aji Mumpung, KAI Halau Ratusan Calon Penumpang yang Manfaatkan KLB

Sejak beroperasi 12 Mei hingga 18 Mei 2020, kereta KLB melayani 800 penumpang. Jumlah penumpang pun terus bertambah setiap hari.

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Suasana sepi tampak di Stasiun Kiaracondong, Kota Bandung, Kamis (14/5/2020). Suasana sepi ini akibat dibatalkannya perjalanan kereta api di stasiun tersebut pasca diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna mencegah penyebaran virus corona (Covid-19). TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN 

Laporan Reporter Kontan, Adi Wikanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Layanan Kereta Luar Biasa (KLB) dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang beroperasi khusus di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akibat pandemi virus corona semakin diminati masyarakat.

Bersamaan itu, masyarakat yang mencoba memanfaatkan kereta KLB untuk mudik juga banyak. Untungnya, petugas PT KAI bisa mencegah lebih dini sehingga calon penumpang itu gagal berangkat.

Sejak beroperasi 12 Mei hingga 18 Mei 2020, kereta KLB melayani 800 penumpang. Jumlah penumpang pun terus bertambah setiap hari.

Pada hari pertama beroperasi terdapat 62 penumpang yang menggunakan KLB, sedangkan pada hari ketujuh jumlahnya mencapai 167 penumpang per hari.

Baca: Viral 247 Awak Pramugari Batik Air Ajukan Petisi THR, Begini Tanggapan Lion Air Group

"Angka ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin mempercayai layanan KAI yang aman dan nyaman meski dalam kondisi pandemi," kata VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangan tertulis, Selasa (19/5/2020).

Baca: Yakin Dapat Obati Covid-19, Donald Trump Minum Obat Malaria Setiap Hari

Rute KLB yang paling diminati penumpang adalah Gambir-Surabaya Pasarturi dengan 135 penumpang, Surabaya Pasarturi-Gambir dengan 124 penumpang, dan Semarang Tawang-Gambir dengan 56 penumpang.

Baca: Inden MPV Renault Triber Tembus 1.500 Unit, Pengiriman Dilakukan Bertahap Sampai Juni

"Stasiun Gambir merupakan stasiun terpadat untuk keberangkatan dan kedatangan penumpang, dengan jumlah 274 penumpang yang berangkat dan 276 penumpang yang datang selama 7 hari KLB beroperasi. Disusul oleh Surabaya Pasarturi dengan 224 penumpang yang berangkat dan 234 penumpang yang datang," katanya.

Baca: Menu Opor dan Rendang Tidak Baik Dipanaskan Berulang Kali, Ini Efek Buruknya Buat Kesehatan

Joni memastikan meski penumpang cukup banyak, protokol pencegahan Covid-19 tetap dapat dijalankan dengan baik.

Penumpang mengantre dengan tertib saat mengajukan izin, membeli tiket, hingga naik ke kereta api.

Halaman
12
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved