Virus Corona

Sandiaga Harap Pemerintah Beri Bantuan Tunai untuk Pengusaha UMKM

“Langkah yang paling jitu adalah bagaimana menghasilkan satu kebijakan yang memberikan aliran dana tunai kepada pengusaha," katanya

istimewa
Sandiaga Uno bersama Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 menggelar kegiatan rapid test massal di Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (19/5/2020) pagi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengusulkan kepada pemerintah agar memberikan bantuan secara tunai kepada para pengusaha Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang terdampak wabah virus Corona atau Covid-19.

“Langkah yang paling jitu adalah bagaimana menghasilkan satu kebijakan yang memberikan aliran dana tunai kepada pengusaha agar mereka bisa bertahan,” kata Sandiaga Uno dalam diskusi mengenai Product Branding untuk Usaha Baru dan Berkembang, Jumat (22/5/2020) kemarin.

Baca: New Normal Berkontribusi Besar Dalam Hadapi Covid-19, Mulai Dari 4 Hal Ini

Pemilik PT Saratoga Investama Sedaya Tbk itu menjabarkan, pada bulan pertama dan kedua, pengusaha-pengusaha UMKM yang terdampak Covid-19 tersebut mau tidak mau hanya akan makan uang tabungan mereka.

Namun pada bulan-bulan selanjutnya, dia khawatir justru para pengusaha itu menjual aset mereka untuk makan dan bertahan hidup. Padahal, sekira 97 persen lapangan kerja diciptakan pengusaha di sektor UMKM.

‘Kalau dia (pengusaha) sudah jual aset, maka akan mengurangi kemampuan mereka berproduksi,” ujarnya.

Menurut Sandi dengan program cash is king, atau bantuan tunai ke pengusaha UMKM setidaknya memberikan semacam oksigen kepada mereka untuk bertahan.

Dengan adanya kredit pemulihan ekonomi rakyat dengan cash tunai sekira 50 jutaan untuk pengusaha UMKM setidaknya dapat membuat mereka benafas dua sampai tiga bulan kedepan.

“Ketika fasilitas itu diberikan kepada pengusaha, saya kira cukup yakin kita bisa mengalahkan krisis pandemic covid-19. Krisis kesehatan sudah teratasi, begitu ekonomi kita bangkit kembali. Sektor UMKM akan menjadi lokomotif bangkitnya ekonomi pasca covid-19,” ujar Sandi.

Dalam acara ini, Sandi juga memaparkan bahwa kondisi saat ini sangatlah penting bagi pengusaha untuk tetap melakukan branding pada produknya dan tidak boleh patah semangat dengan keadaan saat ini.

Sementara itu, mantan Calon Wakil Presiden ini memaparkan bahwa sebuah brand haruslah otentik dan memiliki khas tersendiri yang membedakan dengan yang lain.

Halaman
12
Penulis: Malvyandie Haryadi
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved