Marketplace Khusus Bantu Usaha Kuliner Online Perluas Pasar
Salah satu tren yang sedang banyak bermunculan adalah usaha kuliner berbasis online sosial media yang semakin menjamur di mana-mana.
Penulis:
Eko Sutriyanto
Editor:
Hasanudin Aco
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Era New Normal mendorong banyak perubahan menarik agar roda perekonomian terus berputar.
Salah satu tren yang sedang banyak bermunculan adalah usaha kuliner berbasis online sosial media yang semakin menjamur di mana-mana.
Banyaknya usaha kuliner baru memberi konsumen manfaat positif akan banyaknya pilihan makanan.
Namun, dengan semakin ramainya persaingan di industri kuliner, usaha untuk menjangkau konsumen yang lebih luas menjadi tantangan tersendiri bagi para pelaku usaha kuliner online.
Baca: Mencoba Lezatnya Nasi Uduk Gondangdia, Kuliner Legendaris di Jakata yang Ada Sejak 1993
MyBrand memperkenalkan aplikasi yang akan menjadi wadah pendukung usaha berbasis online sosial media, agar dapat dijangkau oleh khalayak ramai melalui aplikasi marketplace khusus kuliner.
Melalui MyBrand, pengguna dapat memilih restoran dari beragam Partner usaha kuliner berbasis online yang ada di sekitar lokasi terdekat.
Pada laman depan aplikasi, pengguna dapat melihat beragam usaha kuliner berbasis online paling populer di sekitar lokasi dengan fitur story promotion.
Fitur ini menunjukkan cuplikan pendek yang dibagikan para usaha kuliner online untuk mempromosikan makanan dan minuman yang ditawarkan.
Pilihan lebih banyak dapat ditemukan di dalam aplikasi, terdapat beragam cita rasa kuliner yang akan memenuhi selera dari pengguna, mulai dari masakan Indonesia, Cina, Barat, Jepang, Timur Tengah, dan masih banyak lainnya.
Setiap usaha kuliner memiliki deskripsi disertai gambar produk yang semakin menambah info lengkap dari produk yang ditawarkan.
Setelah menentukan makanan dan minuman yang ingin dipesan, pengguna dapat memilih salah satu dari dua metode pengiriman yang disediakan, yaitu mengambil sendiri pesanan (self pick-up) atau delivery via kurir driver online.
Kedepannya MyBrand akan mempersiapkan sarana pengiriman tersendiri bekerja sama dengan pihak ketiga yang nantinya terintegrasi langsung ke dalam aplikasi, hal ini ditujukan demi kemudahan Partner dalam pengiriman makanan kepada konsumen sehingga tidak hanya menggunakan pengiriman melalui driver online.
Kemudian untuk metode pembayaran juga disediakan dua alternatif, pertama pembayaran tunai yang dilakukan saat menerima pesanan, kedua melalui transfer langsung antar bank melalui info Partner yang tersedia di aplikasi.
Tidak hanya menyediakan metode pembayaran tersebut, MyBrand saat ini sedang dalam tahap integrasi in-app payment dengan pihak ketiga untuk memberikan kenyamanan bertransaksi dari sisi konsumen sehingga pengguna dapat lebih aman, lebih mudah, dan lebih nyaman dalam melakukan transaksi.
Tahap selanjutnya masih dalam perihal pembayaran, MyBrand juga akan segera menghadirkan sistem pembayaran melalui dompet virtual yang bernama “MyPay”.